Selasa, 07 Jan 2020 08:04 WIB

Round-Up

Urus STNK dan BPKB yang Rusak atau Hilang karena Banjir

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Foto: Mindra Purnomo/detikcom

Biaya yang Dibutuhkan

Menurut Kasubdit Registrasi dan Identifikasi (Regident) Ditlantas Polda Metro Jaya Kombes Sumardji, biaya yang diperlukan untuk mengurus BPKB dan STNK yang rusak ini sudah ditentukan dalam peraturan tertulis. Biayanya sesuai dengan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

"(Biayanya) sesuai PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) yang berlaku di PP60 (Peraturan Pemerintah No. 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia)," kata Sumardji kepada detikcom melalui pesan Whatsapp, Senin (6/1/2020).



Mengacu pada peraturan tersebut, biaya penerbitan BPKB untuk kendaraan roda dua atau roda tiga sebesar Rp 225.000 per penerbitan. Sedangkan biaya penerbitan BPKB untuk kendaraan bermotor roda empat atau lebih sebesar Rp 375.000 per penerbitan.

Sementara untuk pengurusan STNK yang rusak/hilang akibat banjir, biayanya sesuai PNBP yaitu Rp 100.000 untuk kendaraan bermotor roda dua atau roda tiga per penerbitan. Untuk kendaraan roda empat biaya penerbitan STNK sebesar Rp 200.000 per penerbitan.
Halaman
1 2 3 Tampilkan Semua

(rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com