Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun

Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun

Septian Farhan Nurhuda - detikOto
Selasa, 30 Jun 2026 15:20 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia meresmikan program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) di Desa Hardimulyo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Jumat (19/6/2026) petang.
Bahlil Lahadalia soal Pertamax turun. Foto: Rinto Heksantoro/detikJateng
Jakarta -

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, merespons pertanyaan publik soal kemungkinan harga Pertamax diturunkan. Menurutnya, kenaikan harga BBM nonsubsidi baru berjalan dua-tiga minggu, sehingga masyarakat diminta bersabar.

Mula-mula, Bahlil mengatakan, pihaknya harus melihat perkembangan harga minyak dunia secara menyeluruh. Dia belum bisa memastikan, apakah banderol Pertamax akan turun pekan depan atau tidak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita lihat aja (nanti)," kata Bahlil saat ditanya apakah harga Pertamax akan turun pekan depan di Gedung DPR RI, dikutip dari CNN Indonesia, Selasa (30/6).

Pertamax Turbo di SPBU Bekasi.Pertamax Turbo di SPBU Bekasi. Foto: Septian Farhan Nurhuda/detik.com

Ia juga meminta publik bersikap adil dalam melihat kebijakan harga BBM nonsubsidi. Sebab, sebelum benar-benar dinaikkan, pemerintah sempat menahan harganya selama berbulan-bulan.

ADVERTISEMENT

"Teman-teman media, teman-teman juga harus fair dong. Pada saat harga minyak lagi naik, dua bulan lebih hampir tiga bulan kan nggak kita naikkan, masa baru naik baru naik dua minggu, hampir tiga minggu ya? Teman-teman sudah tanya itu (penurunan harga)," kata dia.

Harga minyak dunia memang cukup stabil saat ini dibandingkan saat awal perang di Timur Tengah pecah, di mana harganya ketika itu sempat tembus US$ 100 per barel. Kini harga minyak mentah Brent tercatat US$ 72,57 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) di posisi US$ 70,11 per barel.

Sejak beberapa pekan terakhir, harga BBM nonsubsidi sedang tinggi-tingginya. Misalnya, harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 per liter. Kemudian harga Pertamax Green 95 (RON 95) juga meningkat dari Rp 12.900 menjadi Rp 17.000 per liter.

Sementara untuk SPBU swasta, kenaikan BBM RON 92 tak terlalu beda jauh. Sekarang BP 92 dibanderol Rp 16.670/liter dan VIVO Revvo 95 yang tembus Rp 17.240/liter.



(sfn/rgr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads