Viral Sopir Taksi Terseret BYD 50 Meter, Begini Endingnya

Viral Sopir Taksi Terseret BYD 50 Meter, Begini Endingnya

Ridwan Arifin, Wildan Noviansah - detikOto
Senin, 21 Sep 2026 19:12 WIB
Konflik sopir taksi Green SM dan taksi online BYD
Konflik sopir taksi Green SM dan taksi online BYD berakhir damai. Foto: Dok. Antara/ Satlantas Polres Jakbar
Jakarta -

Sopir taksi listrik Green SM, Budi Hendra, dan pengemudi mobil listrik BYD, Agustam, terlibat perselisihan hingga terseret di Exit Tol Tomang, Jakarta Barat, Sabtu (19/9/2026). Kasus ini berakhir secara damai.

Dari video yang beredar, tampak sopir taksi hijau turun dan menghampiri taksi online BYD. Terlihat sopir taksi hijau itu membuka pintu BYD. Saat itulah sopir BYD tancap gas, sedangkan sopir taksi hijau masih berpegangan pada pintu BYD hingga terseret beberapa meter.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jakarta Barat AKP Joko Siswanto mengatakan peristiwa itu terjadi pada Sabtu (19/9), tepatnya di exit Tol Tomang arah timur pukul 11.30 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peristiwa itu bermula saat taksi online BYD listrik yang dikemudikan Agustam (56) menabrak taksi hijau yang dikemudikan Budi Hendra (53) saat hendak keluar dari tol.

ADVERTISEMENT

"Berakibat kendaraan taksi listrik mengalami kerusakan pada bagian bumper belakang kanan penyok," kata Joko dalam keterangannya dikutip dari detikNews, Senin (21/9/2026).

Lebih lanjut diberitakan Antara, Budi kemudian mengejar dan memegang bagian pintu depan kiri kendaraan BYD untuk meminta pertanggungjawaban. Namun, kendaraan tetap melaju hingga Budi terseret sejauh kurang lebih 50 meter. Insiden tersebut sempat terekam kamera warga dan viral di media sosial.

Saat hendak meminta pertanggungjawaban, sopir BYD justru pergi dari lokasi. Akibatnya, sopir taksi hijau terseret.

"Pada saat meminta pertanggungjawaban Budi Hendra kepada pengemudi kendaraan listrik BYD membuka pintu depan sebelah kiri terseret kendaraan listrik BYD sejauh 50 meter," tutur Joko.

Petugas juga sempat mendatangi rumah sopir BYD setelah aksinya viral. Saat ini kasus sudah dimediasi dan keduanya sepakat berdamai.

"Keduanya sudah menceritakan kronologi awal. Terjadi senggolan karena disalip tidak bisa, lalu timbul kepanikan di kedua belah pihak. Namun, alhamdulillah semua bisa diselesaikan secara damai," ujar Panit Laka Lantas Jakarta Barat Ipda Deddy Mohammadi di Jakarta, Senin.

Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam insiden tersebut. Dalam proses mediasi, pengemudi BYD, Agustam, secara langsung menyampaikan permohonan maaf kepada Budi atas peristiwa yang terjadi, sekaligus mengapresiasi jajaran kepolisian yang telah memfasilitasi mediasi.

Sementara itu, Budi Hendra menyatakan menerima permohonan maaf tersebut dan memilih untuk tidak memperpanjang masalah.

"Saya ikhlas memaafkan dan dari awal memang tidak berniat memperpanjang masalah ini," kata Budi.



(riar/rgr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads