Mobil China Mulai Dilirik Gen Z, 69% Ngaku Minat Beli

Mobil China Mulai Dilirik Gen Z, 69% Ngaku Minat Beli

Septian Farhan Nurhuda - detikOto
Selasa, 22 Sep 2026 16:28 WIB
Ilustrasi konsumen beli mobil china BYD.
Ilustrasi Gen Z beli mobil china. Foto: Doc. Autoblog
Jakarta -

Mobil China mulai bikin penasaran anak muda di Amerika Serikat. Berdasarkan survei Cox Automotive, 69% konsumen Gen Z di AS mengaku tertarik membeli mobil China.

Angka tersebut cukup menarik. Sebab, disitat dari Motor1, mobil China belum benar-benar punya tempat di pasar Amerika Serikat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selama ini, mobil China memang sering muncul dalam diskusi otomotif di internet. Tak sedikit yang menyebut mobil seperti BYD lebih murah dibandingkan mobil-mobil di AS. Masalahnya, kendaraan tersebut belum tentu bisa dibeli konsumen Amerika.

Ilustrasi Generasi Z atau Gen Z membeli mobil baru.Ilustrasi Generasi Z atau Gen Z membeli mobil baru. Foto: Doc. RACQ

Sejumlah merek China belum punya sertifikasi federal AS, belum memiliki jaringan dealer dan servis yang luas, serta belum menjual produknya dengan harga sesuai tarif impor.

ADVERTISEMENT

Jadi, untuk saat ini, mobil China masih sebatas pilihan di atas kertas bagi sebagian konsumen AS.

Minat Gen Z Meningkat

Survei Cox Automotive menunjukkan ketertarikan terhadap merek China memang belum merata. Secara keseluruhan, sekitar 38% konsumen mengatakan sangat mungkin membeli mobil China. Sebaliknya, 39% lainnya mengaku sangat tak mungkin membelinya.

Namun, ceritanya berbeda ketika masuk ke kelompok Gen Z. Sebanyak 69% Gen Z mengaku ingin memiliki mobil China.

Ilustrasi Gen Z beli mobil China.Ilustrasi konsumen beli mobil China. Foto: Doc. SCMP

Ini membuat generasi muda menjadi kelompok yang cukup potensial jika merek-merek China nantinya benar-benar masuk dan berjualan secara resmi di AS.

Menariknya, ketertarikan tersebut tidak hanya datang karena teknologi atau desain. Salah satu alasan utama konsumen tertarik mobil China adalah karena harga.

Hampir separuh responden memberikan penilaian positif terhadap kemampuan merek China menawarkan mobil dengan harga terjangkau. Sekitar 35% juga menilai performanya menarik.

Namun, ada sejumlah hal yang masih membuat konsumen ragu. Mulai dari kualitas, keselamatan, daya tahan hingga reliabilitas. Kekhawatiran itu bahkan lebih besar di kalangan dealer.

Hanya sekitar 15% dealer yang mengatakan ingin merek China masuk ke Amerika Serikat. Sementara 92% dealer mengaku punya kekhawatiran jika harus menjual mobil China.

Meski demikian, sekitar 70% dealer mengaku akan menyesuaikan strategi bisnis jika merek China benar-benar masuk ke pasar AS.

Ada satu temuan lain yang tak kalah unik. Ketika konsumen dikasih skenario merek China bermitra dengan merek Amerika yang sudah berpengalaman, minat membeli kendaraan naik menjadi 76%.



(sfn/din)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads