Renault resmi meluncurkan Kwid terbaru di India. City car 'sekelas' LCGC tersebut kini hadir dengan tampilan yang lebih segar, pilihan varian yang lebih sederhana, serta harga yang lebih kompetitif untuk menarik pembeli mobil pertama.
Disitat dari Gaadiwaadi, Sabtu (4/7), Renault Kwid terbaru bukan meluncur di Indonesia, melainkan di India. Kendaraan tersebut dibanderol mulai dari 4.52 lakh rupee atau Rp 85 jutaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu pembaruan paling mencolok ada pada bagian depan. Kwid kini mengusung logo baru Renault, namun tetap mempertahankan desain bergaya SUV yang menjadi ciri khasnya.
Renault Kwid terbaru. Foto: Doc. Gaadiwaadi |
Renault juga memangkas pilihan varian menjadi hanya dua, yakni Evolution dan Climber. Langkah tersebut diklaim membuat proses pemilihan mobil menjadi lebih mudah.
Untuk urusan mesin, tidak ada perubahan. Renault Kwid masih mengandalkan mesin bensin 1.000 cc tiga silinder naturally aspirated yang menghasilkan tenaga 69 dk dan torsi puncak 91 Nm.
Mesin tersebut dipadukan dengan transmisi manual 5-percepatan atau AMT 5-percepatan. Khusus varian AMT, Renault juga menyematkan tuas transmisi model putar (rotary gear selector).
Masuk ke kabin, fitur yang ditawarkan masih tergolong lengkap. Mobil itu dibekali layar sentuh 8 inci dengan dukungan wireless Apple CarPlay dan Android Auto, panel instrumen digital, kamera parkir belakang, remote keyless entry, central locking, power steering, power window, serta konektivitas USB dan Bluetooth.
Dari sisi kepraktisan, Kwid menawarkan ground clearance 184 mm dan kapasitas bagasi 279 liter. Sementara itu, varian Climber tampil lebih sporty berkat aksen eksterior khusus, wheel arch cladding, serta interior dual-tone.
Untuk keselamatan, Renault membekali Kwid dengan dual airbag depan, ABS dengan EBD, pengingat sabuk pengaman, serta total 17 fitur keselamatan standar di seluruh varian.
(sfn/lth)













































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun