Selasa, 17 Sep 2019 07:47 WIB

Round-Up

1.000 Lebih Mobil Mewah dan Moge di Jakarta Tunggak Pajak

Luthfi Anshori - detikOto
1
Halaman 1 dari 5
Ilustrasi. Foto: Dok Direktorat Polair Baharkam Polri Ilustrasi. Foto: Dok Direktorat Polair Baharkam Polri
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta mengejar para penunggak pajak kendaraan bermotor. Disebutkan, ada 2 juta unit dari 8 juta unit kendaraan bermotor yang beredar di Jakarta pasif alias menunggak pajak.

Pemprov DKI Jakarta pun mengeluarkan kebijakan penghapusan sanksi administrasi serta pemotongan biaya Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Untuk BBN-KB akan diberi keringanan sebesar 50% untuk BBN-KB kedua dan seterusnya, pelayanan kebijakan ini diberikan di Kantor Unit Pelayanan PKB dan BBN-KB (Samsat) di 5 (lima) wilayah DKI Jakarta.

Sementara untuk PKB, diberi keringanan sebesar 50% untuk Pajak sampai tahun 2012 dan 25% untuk Pajak mulai tahun 2013 sampai 2016, pelayanan kebijakan ini diberikan di Kantor Unit Pelayanan PKB dan BBN-KB (Samsat) di 5 (lima) wilayah DKI Jakarta.



Kebijakan ini akan diberlakukan mulai tanggal 16 September sampai 30 Desember 2019. Kebijakan tersebut diharapkan bisa menyadarkan masyarakat wajib pajak sebelum dilaksanakannya Penegakan Hukum (Law Enforcement) dan penagihan pajak berskala besar di tahun 2020.

Masih banyak pula penunggak pajak dari kalangan pemilik kendaraan bermotor berharga mahal. Menurut Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi DKI Jakarta, Faisal Syafruddin, setidaknya ribuan pemilik mobil mewah dan motor gede (moge) menunggak pajak. Pemilik kendaraan mewah yang menunggak pajak akan diberi sosialisasi untuk segera melunasi pajak kendaraannya. Berikut ulasannya. (rgr/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com