Senin, 23 Okt 2017 09:28 WIB

Komunitas Setuju e-Toll Diberlakukan

Ruly Kurniawan - detikOto
Sosialisasi Penggunaan e-Toll (Foto: Rengga Sancaya) Sosialisasi Penggunaan e-Toll (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta - Kini pemberlakuan untuk pembayaran tol dengan non-tunai atau e-Toll sudah sekitar 90 persen di Jakarta. Diharapkan, pemberlakuan tersebut dapat meningkatkan efisiensi transaksi di gerbang tol dan mengurangi human error.

"Manfaat secara nasional otomatis akan meningkatkan efisiensi. Karena waktu tunggu dan biaya operasi kendaraan berkurang. Terlebih sistem tersebut sudah terintegrasi langsung," ujar Corporate Secertary PT Jasa Marga, M. Agus Setiawan, kepada wartawan, di Jakarta.



Lantas apakah hal tersebut sudah benar-benar terasa oleh penggunanya?

Bagus Rahmat Jatmika selaku Ketua Umum Jakarta All Car Communities (JACC) yang sekaligus juga pengguna e-Toll mengatakan bahwa hal itu sudah mulai terasa.



"Iya sudah mulai terasa sih pengurangan kemacetannya. Hanya saja memang volume kendaraan kita penuh dan padat," ujar Bagus.

"Jadinya tak terlalu terlihat bila saat di jam orang pulang kerja," ujarnya lagi.



Secara pribadi, ia mendukung akan peremajaan tersebut. Namun ada beberapa yang harus diperhatikan juga yakni terkait informasi kepada masyarakat yang ingin ke Jakarta dan tempat pengisi ulangnya.

"Bagus sih, tapi masih ada yang harus ditunjang juga seperti informasi ke orang daerah yang ingin ke Jakarta dan tempat top-up nya," tutup Bagus.


(rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com