Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini

Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini

Septian Farhan Nurhuda - detikOto
Sabtu, 14 Feb 2026 18:27 WIB
Suzuki e Vitara meluncur di IIMS 2026. Ini menjadi mobil full BEV pertama Suzuki di Indonesia.
Suzuki e-Vitara. Foto: Rangga Rahadiansyah/detikoto
Jakarta -

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) buka suara soal harga Suzuki e-Vitara yang dianggap kemahalan. Menurut mereka, mobil listrik yang dibanderol mulai dari Rp 755 jutaan itu memang dirancang bernilai dengan craftsmanship dan sentuhan khusus.

Donny Saputra selaku Deputry Marketing Director PT SIS mengatakan, harga merupakan representasi suatu produk dan brand. Menurutnya, banderol e-Vitara sudah sesuai dengan eksklusivitas dan kapabilitas yang ditawarkan Suzuki Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Harga itu merepresentasikan eksklusivitas dan kapabilitas Suzuki. Jadi itu kata kuncinya," ujar Donny Saputra saat ditemui di sela-sela pameran Indonesia International Motor Show atau IIMS 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat (Jakpus).

"Kenapa eksklusivitas dan kapabilitas? Karena e-Vitara ini punya tempat tersendiri dan setiap produk punya positioning-nya masing-masing," tambahnya.

ADVERTISEMENT
Suzuki Indomobil Sales (SIS) resmi meluncurkan mobil listrik pertamanya, Suzuki e Vitara. Ini menjadi langkah Suzuki untuk membawa kendaraan ramah lingkungan dengan strategi multi-pathway.Suzuki Indomobil Sales (SIS) resmi meluncurkan mobil listrik pertamanya, Suzuki e Vitara. Ini menjadi langkah Suzuki untuk membawa kendaraan ramah lingkungan dengan strategi multi-pathway. Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto

Donny mengklaim, e-Vitara merupakan produk bersejarah Suzuki di Indonesia dan dunia. Sehingga, kata dia, konsumen yang membeli mobil listrik tersebut tak hanya mendapat unitnya, melainkan juga 'kepingan sejarah'.

"Kenapa eksklusif? Karena e-Vitara bagian sejarah dari Suzuki. Salah satu step mutli pathway di mana kami masuk ke EV. Jadi ketika konsumen membeli e-Vitara, mereka tidak hanya mendapatkan unitnya, melainkan juga kepingan sejarah Suzuki," tuturnya.

"Kedua berkaitan dengan kapabilitas. Kami di Indonesia sudah 50 tahun, kami menjadi salah satu produsen otomotif yang punya rekam jejak panjang dan punya kredibilitas di sana. Maka di sini kami bicara craftsmanship-nya, keahlian kami dalam membuat kendaraan," kata dia menambahkan.

Sebagai catatan, Suzuki e-Vitara meluncur di pameran IIMS 2026. Kendaraan itu menjadi mobil listrik pertama pabrikan di Indonesia. Sementara harganya berkisar Rp 755-758 jutaan dengan status on the road Jakarta.

Suzuki e-Vitara menggunakan motor listrik dengan semburan tenaga 128 kw dan torsi 193 Nm. Sedangkan baterainya 61 kwh dengan jarak tempuh 426 km.




(sfn/dry)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads