Melihat hal tersebut, M Agus Setiawan selaku Corporate Secertary PT Jasa Marga mengaku bahwa fenomena tersebut bukanlah masalah. Karena, saat masa transisi masih akan ada gardu tol yang memiliki petugas.
"Ini kan masa transisi ya. Nah selama masa itu, kita akan sediakan beberapa gardu tol yang dijaga petugas namun pengguna juga bisa menggunakan E-toll nya. Itu kita namakan Gardu Semi Otomatis (GSO)," kata Agus kepada wartawan di Jakarta, kemarin malam (20/10/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau sedang tak ada petugasnya, ya harus pakai E-Toll. Karena nanti perlahan-lahan akan kita kurangi GSO nya sehingga semuanya pakai E-toll. Jadi biar mereka (pengguna jalan toll) terbiasa dulu," papar Agus.
"Lalu bagaimana dengan pegawainya? Akan kita alihkan ke bagian lain," tutupnya. (lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Ini Gudang Motor Listrik MBG yang Dipesan Dadan Hindayana
Indonesia Kian Tertinggal, Mobnas Malaysia Ekspansi EV 42 Ribu Unit/Tahun