Hasil Investigasi Tabrakan Jetour-BMW di Jagorawi, Ini Penyebab Mobil Terbakar

Hasil Investigasi Tabrakan Jetour-BMW di Jagorawi, Ini Penyebab Mobil Terbakar

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Minggu, 15 Feb 2026 11:03 WIB
Mobil Terbakar di KM 31 Tol Jagorawi Arah Jakarta
Foto: Mobil Terbakar di KM 31 Tol Jagorawi Arah Jakarta (dok Damkar Bogor)
Jakarta -

Belum lama ini terjadi kecelakaan nahas antara mobil BMW dengan Jetour T2 di Jalan Tol Jagorawi. Jetour T2 yang ditabrak BMW terbakar hebat. Begini hasil investigasinya.

PT JETOUR Sales Indonesia bersama regulator dan otoritas keselamatan transportasi memastikan proses investigasi berjalan menyeluruh, objektif, serta berbasis data teknis sejak awal kejadian.

"Berdasarkan hasil investigasi yang dipaparkan dalam rapat klarifikasi, sistem keselamatan kendaraan bekerja sesuai dengan desain dan standar yang ditetapkan. Pada saat benturan terjadi, airbag mengembang secara penuh dan keselamatan di sisi penumpang tetap terlindungi. Struktur kendaraan tetap stabil, tidak terguling, serta pintu masih dapat dibuka secara normal setelah benturan serius, yang menunjukkan bahwa integritas struktur dan fungsi keselamatan berjalan sebagaimana dirancang serta memenuhi persyaratan keselamatan dan regulasi yang berlaku di Indonesia dan dunia," demikian dikutip dari siaran pers Jetour Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Analisis teknis lebih lanjut menunjukkan, insiden tersebut merupakan tabrak samping, bukan tabrak belakang. Kendaraan mengalami benturan ekstrem yang menyebabkan roda depan dan belakang kiri mengalami kerusakan berat.

ADVERTISEMENT

"Akibat kondisi tersebut, terjadi gesekan langsung bagian bawah kendaraan dengan permukaan aspal sehingga api muncul sebagai dampak lanjutan pasca benturan keras dan peristiwa tersebut menyebabkan kendaraan terbakar," katanya.

Jetour mengklaim, mobil-mobilnya telah memenuhi standar ASEAN NCAP, ECE R153, ECE R34 dan regulasi lainnya untuk memastikan kesesuaian terhadap seluruh spesifikasi keselamatan dan regulasi yang berlaku di pasar domestik serta ketentuan peraturan lainnya yang menjadi acuan keselamatan kendaraan.

"Sejak awal kami berkomitmen untuk menelaah insiden ini secara teknis, terbuka, dan berbasis fakta. Hasil investigasi menunjukkan bahwa sistem keselamatan kendaraan bekerja sesuai standar yang berlaku. Keselamatan konsumen merupakan prioritas utama kami dan kami akan terus memastikan setiap produk Jetour memenuhi regulasi dan standar kualitas tertinggi," kata Peter Zhang, President Director PT JETOUR Sales Indonesia,.




(rgr/mhg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads