Sabtu, 21 Sep 2019 14:44 WIB

Ini Beda Teknik Krom Celup dengan Semprot

Luthfi Anshori - detikOto
Foto: Luthfi Anshori/detikOto Foto: Luthfi Anshori/detikOto
Jakarta - Melapis komponen motor dengan krom jadi cara instant mendongkrak tampilan, agar kelihatan berkilau. Ditinjau dari metodenya, ada dua teknik atau cara melapis motor dengan krom, yakni teknik celup dan semprot. Apa bedanya?



"Kalau yang teknik semprot, caranya mirip seperti proses air brush. Jadi cairan 'krom' dimasukan ke alat penyemprot, terus disemprotin ke part motor," terang Kepala Produksi Dahsyat Chrome Nanang, saat ditemui detikcom, di Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Meski terlihat sederhana, proses krom menggunakan teknik semprot ini butuh waktu lama, karena harus membiarkan cat krom tersebut kering secara alami. Selain itu, pengecatan butuh proses yang berulang-ulang supaya lapisan krom tidak gampang luntur.

Part yang di-KromPart yang di-Krom Foto: Luthfi Anshori/detikOto


"Krom cara semprot ini biasanya untuk melapis part-part motor dari bahan plastik. Karena plastik nggak bisa dikrom pakai model celup, sebab plastik nggak bisa menghantarkan listrik," lanjut Nanang.

Sedangkan untuk krom model celup, perangkat yang dibutuhkan memang harus banyak. "Jadi di bak yang penuh cairan kimia itu, dihantarkan listrik pakai trafo di samping-samping bak. Tegangan listrik bisa dibuat tinggi kalau ingin hasil kromnya maksimal," kata Nanang.



Hal itu pula yang menjelaskan kenapa part besi dan logam saja yang bisa menggunakan teknik krom celup. Sebab besi dan logam bisa menghantarkan listrik.

Part yang di-kromPart yang di-krom Foto: Luthfi Anshori/detikOto


Meski terlihat melibatkan banyak peralatan, krom menggunakan teknik celup ini terlihat lebih simpel. Sebab, part-part motor tinggal dicelupkan saja dan tunggu sampai beberapa jam, angkat, dan kemudian bisa dipoles.

Teknik celup ini juga terlihat lebih ramah terhadap udara. Karena tidak ada pencemaran udara akibat bahan cat yang disemprotkan. Tentunya juga tidak membuat tangan para pekerja kotor berlumuran sisa cat. Tapi teknik krom celup tetap saja membuat udara menyengat, sebab menggunakan banyak campuran bahan kimia.

Simak Video "Upaya Turunkan Hujan, 3 Ton Garam Disemai di Langit Riau"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com