Pabrik VinFast Indonesia Siap Jadi Basis Ekspor Mobil Setir Kanan

Pabrik VinFast Indonesia Siap Jadi Basis Ekspor Mobil Setir Kanan

Luthfi Anshori - detikOto
Jumat, 03 Jul 2026 19:35 WIB
VinFast Limo Green
VinFast Indonesia siap jadi basis ekspor setir kanan. Foto: Luthfi Anshori/detikOto
Jakarta -

VinFast menegaskan keseriusannya untuk mengembangkan bisnis kendaraan listrik di Indonesia. Salah satu komitmen tersebut diwujudkan melalui pembangunan fasilitas produksi di Tanah Air yang tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik, tetapi juga berpotensi menjadi basis ekspor kendaraan listrik ke negara lain.

Head of Training Department VinFast Indonesia, Rinaldi Ramdani, mengatakan pembangunan pabrik di Indonesia menjadi langkah penting bagi VinFast untuk menunjukkan komitmennya dalam menggarap pasar kendaraan listrik nasional.

"Kalau VinFast, kenapa kita mau buka di Indonesia? Salah satunya adalah kami mau menunjukkan seberapa kuat komitmen VinFast untuk masuk di Indonesia," ujar Rinaldi kepada wartawan di Jakarta, Rabu (1/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, keberadaan pabrik lokal tidak hanya berkaitan dengan produksi kendaraan, tapi juga memberikan dampak terhadap perekonomian lewat penciptaan lapangan kerja. Selain itu, fasilitas produksi di Indonesia juga dipersiapkan untuk mendukung kebutuhan pasar global, khususnya negara-negara yang menggunakan sistem kemudi kanan.

ADVERTISEMENT

"Jadi kami mau bahwa produksi nanti Indonesia ini juga akan jadi basis produksi atau bahkan kita bisa ekspor untuk negara lain yang tentunya menggunakan setir kanan. Karena (kalau VinFast buatan) Vietnam kan sekarang setir kiri," jelasnya.

VinFast melihat Indonesia memiliki posisi strategis untuk jadi pusat produksi kendaraan listrik dengan konfigurasi setir kanan. Hal ini membuka peluang ekspor ke berbagai negara yang memiliki regulasi berkendara serupa.

"Setir kanan ini Indonesia mungkin ke depannya akan menjadi basis ekspor untuk kendaraan, market yang menggunakan setir kanan," tambah Rinaldi.

Selain fokus pada produksi, pabrik VinFast di Subang juga terus melakukan penyerapan tenaga kerja secara bertahap. Saat ini, jumlah pekerja yang telah bergabung dengan VinFast Indonesia berada di kisaran 800 hingga 1.200 orang.

Rinaldi menjelaskan, jumlah tersebut masih akan meningkat seiring dengan peningkatan kapasitas produksi pabrik. Saat ini fasilitas produksi belum beroperasi secara penuh sehingga kebutuhan tenaga kerja masih akan bertambah secara bertahap.

Dengan target kapasitas produksi mencapai 50 ribu unit per tahun, VinFast memperkirakan kebutuhan tenaga kerja bisa mencapai ribuan orang.

"Dengan kapasitas produksi kita nanti yang ditargetkan bisa sampai 50 ribu dalam satu tahun, tentunya kita membutuhkan paling tidak bisa sampai 8-10 ribu karyawan yang dibutuhkan untuk mengejar target produksi. Jadi itu akan bertahap," tutup Rinaldi.



(lua/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads