Mau Mudik Naik Mobil Pribadi? Ini Tips Hindari Kendaraan Mogok di Jalan

Luthfi Anshori - detikOto
Kamis, 21 Apr 2022 16:36 WIB
Hingar Bingar Mudik di Jalur Pantura Sebelum dan Saat Pandemi
Mau mudik naik mobil pribadi? Ini tips menghindari mogok di jalan. (Foto: Dok. detikcom)
Jakarta -

Pemerintah mengizinkan masyarakat yang mau mudik lebaran 2022. Bagi kamu yang berencana pulang kampung menggunakan mobil pribadi, perlu tahu beberapa tips berikut ini supaya kendaraan kamu terhindar dari kasus mogok di jalan.

Seperti diungkapkan Head of Sales Atlas Indonesia, Brian, untuk kondisi ideal, sebelum melakukan perjalanan mudik menggunakan mobil pribadi, baiknya melakukan beberapa pengecekan singkat terlebih dahulu.

"Demi kenyamanan dalam perjalanan, pemeriksaan kendaraan dapat dilakukan secara menyeluruh, mulai bagian eksterior, ruang mesin, dan diakhiri pada bagian interior," kata Brian dalam keterangan resminya (20/4).

Tujuan utama dari pengecekan pra perjalanan tentunya demi keselamatan pengemudi dan penumpang, serta barang yang diangkut. Hal ini tentunya akan mengurangi risiko terjadinya kecelakaan maupun mogok ketika di perjalanan.

Berikut beberapa tips untuk terhindar dari situasi darurat seperti penyebab mesin kendaraan mati atau mogok di jalan:

1. Cek Bahan Bakar

Sebelum melakukan perjalanan, sebaiknya mengecek bahan bakar kendaraan. Jangan sampai kehabisan bahan bakar di tengah perjalanan atau tak luput untuk mengecek indikator bahan bakar.

2. Cek Kondisi Aki

Pastikan kondisi aki dalam keadaan baik. Karena aki ini menjadi energi untuk mengaktifkan mesin kendaraan. Problem dari aki biasanya pada kabel yang renggang atau lepas dari terminal aki. Selain itu, aki yang masa pakainya sudah lewat dapat memicu kinerja mesin jadi kurang optimal.

3. Cek Sekring

Setelah menepi dan memberi tanda darurat, mulailah dengan mengecek sekring mobil. Periksa apakah ada sekring yang putus atau tidak. Cukup mudah untuk mengetahui sekring putus. Lihat pada bagian plastik beningnya, jika kawat di dalamnya masih menyambung, berarti sekring tidak perlu diganti. Namun jika kawat sekring sudah terputus, maka ganti dengan jenis sekring yang memiliki kapasitas sama.

4. Cek Karburator

Jika kendaraan kamu masih menggunakan karburator, bisa jadi masalah timbul dari komponen ini. Apabila karburator bermasalah mengakibatkan kesulitan untuk menghidupkan mesin kendaraan. Saluran bahan bakar yang tidak berfungsi sempurna akan menghambat proses pembakaran tidak akan sempurna dan mesin menjadi sulit dihidupkan.


5. Overheat

Inilah penyebab kendaraan tiba-tiba mati atau mogok. Mesin yang terlalu panas atau overheat bisa menjadi penyebab mobil mogok. Umumnya diakibatkan karena air radiator yang kurang atau bahkan habis karena bocor atau lupa diisi. Air radiator berfungsi sebagai pendingin yang berguna menjaga suhu mesin agar tidak mengalami overheat.

Jika kendaraan sudah terlanjur mogok di jalan, maka salah satu solusinya adalah memanfaatkan jasa towing mobil supaya mobil bisa dibawa ke bengkel terdekat untuk dilakukan perbaikan.

"Umumnya problem pada kondisi darurat seperti mogok atau kendaraan tidak bisa berjalan, mesin bermasalah, kehabisan bahan bakar, ban bocor dan tidak ada ban cadangan serta jumper aki. Maka Atlas memberikan kenyamanan berupa towing service, jumper aki, penggantian ban hingga pengantaran bensin," ujar Brian.

"Atlas menyuguhkan layanan Emergency Roadside Assistance (ERA) untuk mendukung Carro (platform jual beli mobil bekas). Kami siap berikan pelayanan pengantaran dengan jarak maksimal 50 kilometer, untuk kendaraan jenis mobil dari lokasi kejadian darurat atau mogok. Sehingga memberi kenyamanan bagi konsumen Carro ketika terjadi masalah saat berkendara," jelas Brian.

(lua/din)