Mudik Naik Mobil Listrik, Netizen: Enggak Ah, Deg-degan

M Luthfi Andika - detikOto
Sabtu, 16 Apr 2022 15:15 WIB
Tim detikcom membuktikan seberapa tangguh mobil listrik bisa dikendarai untuk perjalanan jarak jauh. Hyundai Ioniq langsung gas Jakarta-Bali.
Ilustrasi mobil listrik Ioniq Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Meski pabrikan otomotif menjanjikan mobi listrik saat ini sudah mampu berlari jauh, berkat kapasitas baterai yang lebih besar. Rupanya masih ada konsumen yang mengatakan lebih memilih untuk menyimpan mobil listrik mereka di rumah, dan memilih mobil konvensional untuk mudik ke kampung halaman.

Seperti yang disampaikan salah satu pembaca detikOto, Putriana, dirinya memilih untuk menggunakan mobil konvensional untuk pulang ke kampung halaman.

"Kalau aku sih untuk saat ini gak akan pakai mobil listrik untuk mudik. Soalnya tempat pengisiannya saat ini masih terbatas, terus ribet harus menghitung jarak. menurut aku sih ini (mobil listrik) belum efektif dan efisien, deg-degan (hati makin berdebar) bawaannya mau pesen towing (antisipasi kalau baterai habis mobil harus di towing), cerita Putriana kepada oto.detik.com.

Pendapat dirinya mengenai mobil listrik bukan tanpa alasan, karena Putriana sendiri sudah merasakan secara langsung duduk di dalam mobil listrik dan melakukan perjalanan Jakarta-Bali menggunakan mobil listrik.

"Tapi jika infrastruktur untuk mobil listrik di Indonesia sudah baik, naik mobil listrik itu enak banget. Selain pajaknya murah, mobil itu kedap dan tidak ada suaranya sama sekali. Itu nyaman banget," Putriana menambahkan.

Tim detikcom membuktikan seberapa tangguh mobil listrik bisa dikendarai untuk perjalanan jarak jauh. Hyundai Ioniq langsung gas Jakarta-Bali.Ilustrasi tim detikcom membuktikan seberapa tangguh mobil listrik bisa dikendarai untuk perjalanan jarak jauh. Hyundai Ioniq langsung gas Jakarta-Bali. Foto: Grandyos Zafna

Wah ini bisa menjadi masukan untuk pabrikan otomotif untuk bisa melahirkan mobil listrik dengan memiliki kapasitas baterai yang lebih besar nih, untuk menghasilkan jarak yang lebih jauh pastinya. Begitu juga masukan untuk pemerintah agar menyediakan fasilitas, untuk bisa memuluskan mobil listrik beraktivitas.

PT PLN (Persero) pun bukan tanpa peran. Perusahaan pelat merah ini menyatakan telah melakukan berbagai persiapan untuk bisa memuluskan masyarakat yang hendak mudik menggunakan kendaraan listrik ke kampung halaman.

"Untuk mempermudah pengguna kendaraan listrik, PLN terus menambah jumlah SPKLU di Tanah Air. Hingga Februari 2022, dari total 267 unit SPKLU di Indonesia, sekitar 120 unit milik PLN dan tersebar di 92 lokasi di 46 kota," kata Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN, Agung Murdifi kepada oto.detik.com.

Agung menambahkan bagi pengendara yang hendak melakukan perjalanan menggunakan kendaraan listrik, bisa mengetahui lokasi SPKLU melalui aplikasi.

"Lokasi-lokasi tersebut bisa di cek pada Aplikasi PLN Mobile melalui fitur Electric Vehicle, sehingga para pemudik dengan mobil listrik bisa membuat rencana perjalanan yang terbaik bagi mereka. PLN pernah melakukan uji coba perjalanan Jakarta - Surabaya, Jakarta - Bandung dan Jakarta - Jambi dan selama perjalanan mobil tersebut bisa mendapatkan akses daya listrik dari SPKLU," tutup Agung.



Simak Video "Wilayah Mana yang Paling Banyak Jadi Tujuan Mudik 2022?"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)