Supercar Hybrid Ferrari SF90 Stradale Mendarat di RI, Tenaganya Buas!

M Luthfi Andika - detikOto
Senin, 15 Mar 2021 08:05 WIB
Penampakan Ferrari SF 90 Stradale
Ferrari SF 90 Stradale. Foto: Grandyos Zafna.

Sasis Ringan

Meskipun terdapat 270 kg extra yang diperlukan untuk memasukkan sistem "hybrid" ke dalam mobil, hal ini telah diimbangi dengan pengiriman tenaga ekstra (220 cv dengan rasio berat/daya untuk sistem itu sendiri sebesar 1,23 kg/cv), penelitian mendalam tetap diperlukan untuk memastikan bahwa berat keseluruhan dijaga tetap sebesar 1.570 kg, sehingga menjamin rasio berat/daya yang dapat memecahkan rekor sebesar 1,57 kg/cv. Sasis telah sepenuhnya didesain ulang dengan "multi-material and multi technology approach" untuk menyerap tekanan ekstra yang terkait dengan pengenalan AWD.

Sejumlah inovasi teknologi telah diperkenalkan, tidak terkecuali coran berongga, yang menggantikan coran bergaris yang tradisional. Solusi baru lainnya termasuk "all-carbonfibre bulkhead" di antara kabin dan mesin dan dua paduan aluminium baru, dimana salah satunya adalah paduan seri "high-strength 7000" untuk beberapa lembaran logam.

Penampakan Ferrari SF 90 StradalePenampakan Ferrari SF 90 Stradale Foto: Grandyos Zafna

Sebagai hasilnya, sasis Ferrari SF90 Stradale memberikan 20% lebih besar "bending stiffness" dan 40% lebih besar "torsional rigidity" disbanding dari platform sebelumnya tanpa ada peningkatan bobot. Hal Ini memberi keunggulan untuk dinamika mobil. Karakteristik dari NVH (noise, vibration, harshness) juga telah ditingkatkan dengan penggunaan paduan baru yang dikenal sebagai "quiet aluminium" untuk "floor pan".

Desain eksterior dan interior radikal

SF90 Stradale adalah mobil tercanggih pada kelasnya dari sudut pandang performa dan teknologi. Definisi dari gaya eksteriornya terinspirasi dari prinsip: untuk menciptakan desain yang "forward-looking" dan inovatif yang mentransmisikan misi dari mobil sebagai mobil sport ekstrim "supercar" produksi seri pertama Ferrari.

Dengan demikian, "Ferrari Design" telah sepenuhnya mencapai proporsi volume depan, tengah, dan belakang dalam evolusi radikal dari bentuk "Ferrari's mid-rear-engined production berlinettas" selama 20 tahun terakhir.

Tujuannya adalah untuk merancang mobil ekstrim "leading-edge" yang mampu memberikan performa yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk mobil produksi "Prancing Horse". SF90 Stradale ditempatkan di antara "mid-rear-engined coup├ęs", yang sekarang diwakili oleh F8 Tributo, dan "supercar" seperti LaFerrari, hal ini merupakan standar baru untuk mobil berteknologi hyper yang penuh dengan konten "future-forward".

Lari ke bagian eksterior Arsitektur SF90 Stradale, kabinnya terletak di depan mesin "mid-mounted", memberikan Flavio Manzoni dan tim desainernya di "Ferrari Styling Center" dengan platform ideal untuk membuat "supercar" asli dengan proporsi sempurna.

"Overhangs" yang lebih kompak dan "frontward-shift" dari kabin telah menciptakan arsitektur "cab-forward-type" yang menekankan bahwa mesinnya "mid-mounted".

Pusat gravitasi yang sangat rendah juga memungkinkan para desainer untuk merendahkan area kabin sebesar 20mm. Dikombinasikan dengan "windshield" yang lebih melengkung, "Aposts" yang ramping, dan lintasan yang lebar, hal ini menciptakan mobil yang proporsional dengan volume yang lebih ramping.

Kabin kompak yang berbentuk gelembung memiliki nuansa kokpit aeronautika dan bahwa ia telah bergerak maju semakin ditekankan oleh geometri dari "two body- coloured rear flying buttresses" yang menutupi bagian belakang.

Solusi khas lainnya adalah lampu depan yang menerima gerakan dari "L-shaped look", ke desain celah ramping terintegrasi dengan "intake" rem udara sehingga menghasilkan karakteristik "C-shape" yang menjadikan bagian depan mobil "original" dan "futuristic". Pertama kalinya untuk Ferrari, SF90 Stradale memakai teknologi lampu depan "matrix LED" untuk meningkatkan visibilitas di semua kondisi berkendara berkat "beam control" yang aktif.

Bagian belakang mobil di dominasi dengan pipa knalpot tinggi yang merupakan hasil dari optimalisasi dari "exhaust line layout". Karena "power-train" nya lebih rendah di mobil daripada di masa lalu, para desainer mampu merendahkan belakang bodi mobil.

Deviasi lain dari gaya khas "berlinettas" adalah profil "rear screen" tidak lagi mengikuti garis dari atap hingga bumper belakang. Elemen dari diskontinuitas gaya ini dibuktikan dengan pemisahan dari "cooling grille". Lampu belakang juga berevolusi secara radikal dari bentuk bulat ikonik Ferrari. "Luminous rings" yang lebih menarik dan horizontal menciptakan persepsi yang lebih horizontal dari lampu belakang.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Supercar Buat Harian"
[Gambas:Video 20detik]