Kamis, 23 Apr 2020 16:47 WIB

Tol Layang Japek Ditutup Malam Ini, yang Bawah Tetap Dibuka

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Suasana jalan tol layang (elevated) Jakarta-Cikampek II di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (22/4/2020). Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya berencana menutup jalan tol layang Jakarta-Cikampek II pada tanggal (24/4/2020) Jumat 00.00 WIB sebagai tindak lanjut larangan mudik yang telah diputuskan Presiden Joko Widodo. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/foc. Tol layang Jakarta-Cikampek akan ditutup. (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah)
Jakarta -

Tol layang Jakarta-Cikampek (Japek) akan ditutup. Korlantas Polri meminta agar tol layang Japek ditutup untuk menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait larangan mudik.

"Saat ini kami kami sedang melaporkan rencana penutupan, kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), yang berwenang untuk memberlakukan penutupan jalan tol," tulis Jasa Marga dalam siaran persnya, Kamis (23/4/2020).

Informasinya, penutupan Jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated rencananya akan dimulai pada hari Jumat (24//4/2020) pukul 00.00 WIB. Sementara itu, Jalan Tol Jakarta-Cikampek (jalur bawah) akan tetap beroperasi, namun diberlakukan beberapa titik penyekatan.

"Jasa Marga siap mendukung Kementerian Perhubungan dan Kepolisian untuk memberlakukan penyekatan di beberapa titik di jalan tol yang dioperasikan Jasa Marga, dalam rangka memastikan kendaraan yang lewat, sesuai dengan aturan yang ditetapkan Pemerintah," sebut Jasa Marga.

Penutupan Jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated ini juga akan disosialisasikan Jasa Marga melalui VMS (Variable Message Signs) yang ada di Jalan Tol Jabotabek, juga di akun media sosial Jasa Marga.

"Saya jelaskan untuk Cikampek kan check point-nya di Cikarang Utama di KM 29, itu kan di bawah. Kemudian yang masuk Jakarta kan (check point-nya di) Karawang KM 47, itu juga di bawah. Sementara Japek Elevated itu kan di KM 9 sampai KM 48. Sehingga hari ini Korlantas memerintahkan Jasa Marga untuk menutup itu," jelas Direktur Operasi Jasa Marga, Subakti Syukur, kepada detikOto, Kamis (23/4/2020).

Menurut Subakti, secara teknis tol layang Japek memang harus ditutup. Sebab, kalau tidak ditutup akan banyak kendaraan yang lolos penyekatan saat larangan mudik.

"Jadi bukan ditutup karena apa, tapi memang secara teknis harus ditutup. Toh hari ini sepi kok, dikurangi kendaraan pribadi dan angkutan penumpang," sebut Subakti.



Simak Video "Kecelakaan Beruntun Terjadi di Tol Japek"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
d'Rooftalk
×
Penemuan Rp 500 Juta di KRL
Penemuan Rp 500 Juta di KRL Selengkapnya