Mobil Listrik Luce Panen Kritik, Bos Ferrari: yang Suka Banyak!

Mobil Listrik Luce Panen Kritik, Bos Ferrari: yang Suka Banyak!

Dina Rayanti - detikOto
Sabtu, 30 Mei 2026 12:30 WIB
Ferrari Luce
Ferrari Luce. Foto: Dok. Ferrari
Jakarta -

Bos Ferrari tak ambil pusing dengan hujan kritikan terhadap desain mobil listrik Luce. Menurutnya, banyak juga orang yang tertarik membeli bahkan sudah mulai melakukan pembayaran.

Kehadiran mobil listrik pertama Ferrari, Luce EV, mendapat banyak hujatan dari publik. Tidak sedikit yang menilai desainnya jauh meninggalkan identitas Ferrari sebagai supercar eksotis Italia. Reaksi negatif tersebut bahkan membuat saham Ferrari sempat anjlok sekitar 8 persen di bursa Milan setelah peluncuran resmi kendaraan. Sejumlah analis menyebut penurunan itu dipicu "design hate" atau ketidaksukaan publik terhadap tampilan Luce EV.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kendati demikian, CEO Ferrari Benedetto Vigna tampaknya tak mau ambil pusing dengan banyaknya hujatan tersebut. Vigna justru menegaskan ada ketertarikan yang kuat dari konsumen terhadap Luce EV. Banderol 550.000 euro pada Luce EV juga dianggap wajar untuk sebuah inovasi.

"Ketertarikan yang kuat, termasuk dari konsumen baru. Kami telah menerima (pembayaran) transfer bank, klien yang hadir di sana menginginkannya," ungkap Vigna dilansir Reuters.

ADVERTISEMENT

Konon ada 1.600 calon konsumen yang melihat langsung Luce EV di Roma pada hari Senin dan Selasa. Kemudian keran pemesanan dibuka pada hari Rabu. Perusahaan akan mengumumkan angka pasti terkait jumlah pesanan Luce pada bulan Juli mendatang.

Vigna percaya bahwa hujatan itu akan berubah saat orang melihat Luce secara langsung.

"Jika Anda melihat dan mencobanya, Anda akan langsung memahami bahwa mobil ini bukan hasil tiruan dan tak memiliki kesamaan dengan mobil listrik lain yang pernah Anda lihat dan diproduksi oleh pihak lain, baik dari segi interior, eksterior, maupun performa," tutur Vigna.

Dia juga menekankan bahwa Luce EV merupakan salah satu portofolio dalam jajaran produk kuda jingkrak itu, bukan sebagai pengganti. Ferrari masih akan terus memproduksi mobil bermesin konvensional serta mobil hybrid secara bersamaan.




(dry/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads