Meski begitu, McLaren memiliki pandangan berbeda. Seperti dilansir Carscoops, Selasa (12/7/2016), McLaren tampaknya akan tetap mengikuti perkembangan teknologi dengan menerapkan fitur otonom.
Bedanya, fitur otonom pada mobil McLaren mungkin bukan fitur otonom sepenuhnya yang tak membutuhkan sopir manusia lagi. Pada mobil McLaren, mobil yang disematkan fitur otonom tetap bisa dikendalikan sopir manusia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami harus menemukan jalan kami (melalui revolusi mobil otonom) dan saya kira apa yang mungkin akan terjadi ada pada unsur keselamatan yang sulit, kami akan memiliki modus otonom. Anda hanya menekan tombol dan Anda sudah pada modus otonom. Kemudian Anda bisa kembali mengambil kontrol dan mematikan (modus otonom) dan pergi bersenang-senang," kata Forrester.
Dia juga mengatakan bahwa mungkin teknologi otonom dapat digunakan di arena balap untuk membantu pebalapnya dalam melibas racing line yang tepat. (rgr/ddn)











































Komentar Terbanyak
Segini Hematnya Pakai Motor Listrik, Bisa Nabung Belasan Juta Rupiah!
Ramai Aksi Warga Perbaiki Sendiri Jalanan, Padahal Sudah Bayar Pajak Kendaraan
QR Code Pertalite Kendaraan Nunggak Pajak Disarankan Dihapus