Heboh Konten Kreator Rekam Usher GIIAS, Diminta Take Down Ngarep Ganti Rugi

Heboh Konten Kreator Rekam Usher GIIAS, Diminta Take Down Ngarep Ganti Rugi

Dina Rayanti - detikOto
Senin, 03 Agu 2026 18:42 WIB
Video yang menjadikan usher (SPG) di GIIAS 2026 sebagai objek konten berjudul cara mendekati cewek ramai dikritik. Ppembuat konten video itu meminta maaf. (dok IG @ebemartono)
Foto: Video yang menjadikan usher (SPG) di GIIAS 2026 sebagai objek konten berjudul 'cara mendekati cewek' ramai dikritik. Ppembuat konten video itu meminta maaf. (dok IG @ebemartono)
Jakarta -

Ramai di media sosial aksi konten kreator dengan akun ebemartono merekam usher GIIAS 2026 tanpa izin. Ketika diminta take down, perekam malah meminta ganti biaya. Kini minta maaf.

Aksi konten kreator ebemartono yang merekam usher tanpa izin jadi sorotan. Mulanya, dia membagikan konten video di akun Instagramnya berjudul 'cara mendekati cewek' saat berkunjung ke pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Rupanya salah satu usher yang ada di video tersebut keberatan kalau dirinya dijadikan konten dan diunggah ke media sosial tanpa izin. Tapi perekam justru meminta bayaran sebagai ganti biaya produksi dalam pembuatan video tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mengatakan perekaman tanpa izin merupakan tindakan tidak beretika dan melanggar hukum. Dia menegaskan pameran GIIAS harus menjadi tempat aman bagi siapa pun, khususnya bagi mereka yang tengah menjalankan tugas secara profesional.

"Tindakan merekam seseorang secara diam-diam (candid) tanpa consent (izin), apalagi dijadikan materi konten 'cara mendekati cewek' untuk kepentingan komersial atau popularitas di media sosial, adalah perbuatan yang tidak beretika dan melanggar hukum," kata Habiburokhman dikutip detikNews.

ADVERTISEMENT

Setelah gaduh soal aksinya merekam tanpa izin dan meminta bayaran, ebematono dalam video terbaru kini meminta maaf atas perbuatannya. Dia memohon maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan.

"Sebelumnya saya Brian, saya ingin meminta maaf atas semua kesalahan yang timbul dari kelakuan saya. Saya tidak membenarkan, saya hanya meminta maaf atas semua pihak yang merasa dirugikan," kata Brian lewat akun Instagram @ebemartono.

Usher di GIIAS memang kerap ramah kepada pengunjung. Usher lebih ditugaskan sebagai 'pemanis' produk kendaraan. Kendati demikian, usher juga harus memiliki sedikit pengetahuan mengenai produk motor, mobil, atau truk yang didampinginya. Namun untuk meminta foto biasanya perlu meminta izin dulu dari usher yang dijadikan objek foto tersebut.



(dry/rgr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads