Shandong, Ban Asal China Siap Bangun Pabrik di RI

Shandong, Ban Asal China Siap Bangun Pabrik di RI

Syubhan Akib - detikOto
Rabu, 17 Okt 2012 13:24 WIB
Shandong, Ban Asal China Siap Bangun Pabrik di RI
Jakarta - Pasar ban Indonesia makin ramai. Ban mobil asal China, Shandong siap masuk Indonesia. Pabrik pun siap didirikan di nusantara.

Dalam upaya meningkatkan dan memperkuat industri otomotif di Indonesia, Shandong O’Green Group, perusahaan manufaktur otomotif yang memproduksi ban truk, dan roda asal China segera akan membangun pabriknya di Indonesia.

Berkolaborasi dengan perusahaan nasional, yakni PT. Vorich Wealth, Indonesia diharapkan mampu memimpin dunia otomotif di pasar nasional dan internasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alasan memilih Indonesia menurut Shandong karena Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah terutama kaya akan karet alam, selain itu suhu kelembaban alam yang menunjang, dan sumber daya manusia yang baik.

"Semua faktor ini sangat mendukung keputusan kami untuk berinvestasi di Indonesia," tutur President Direktur Shandong O’Green Group, Wang Jie dalam keterangan resminya.

"Kami percaya dengan mendirikan fasilitas produksi di Indonesia dikombinasikan dengan teknologi canggih China, mampu untuk mengeksekusi beberapa strategi biaya-efisien yang lebih lanjutakan memungkinkan kita untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi dengan nilai ekonomis bagi pasar lokal dan pasar internasional," lanjutnya.

Potensi Indonesia, menurutnya karena Indonesia dianggap sebagai negara yang sedang berkembang pesat dalam dunia perindustrian, akan menjadi salah satu negara dengan pendapatan perekonomian terbesar di dunia.

"Kami sangat berterimakasih atas kesempatan untuk berpartisipasi, dan kami yakin bahwa kolaborasi ini akan membawa banyak dampak positif bagi kedua belah negara,"

Sementara itu, Direktur Utama Shandong O’Green Tyres Co. Ltd, Wang Zi Rong, mengatakan bahwa fokus Shandong adalah pada peningkatan secara konsisten pengalaman produksi matang dan penelitian teknologi dan pengembangan ban truk dan mobil.

"Kami percaya bahwa produk kami akan diversifikasi berbagai jenis produk ban yang tersedia di pasar Indonesia dan kami juga percaya bahwa produk ban kami akan mendorong industri ban Indonesia untuk meningkatkan nilai kompetitif di pasar otomotif dunia," lugasnya.

Perusahaan ini sendiri telah berdiri sejak tahun 2002 dan sudah banyak memproduksi ban dan cincin baja, serta produksi karbon hitam dan komponen truk beserta suku cadangnya hingga ke benua Amerika Utara, Amerika Selatan, Afrika, Timur Tengah, Eropa Barat, Asia Tenggara dan Australia.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads