×
Ad

Harga Minyak Dunia Turun, Pertamax Hingga BBM Swasta Bisa Lebih Murah

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Kamis, 18 Jun 2026 07:01 WIB
Harga minyak dunia turun setelah AS-Iran sepakat damai. Harga Pertamax bakal turun juga? Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Harga minyak dunia terus turun setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran sepakat berdamai. Dengan perdamaian ini, Selat Hormuz rencananya dibuka kembali yang membawa angin segar terhadap harga minyak dunia.

Dengan dibukanya jalur utama pengiriman energi dunia, maka kepastian stok akan semakin tinggi. Pada Selasa, harga minyak dunia menyentuh level terendah dalam tiga bulan terakhir. Minyak mentah Brent turun US$ 4,21 atau 5,1% menjadi US$ 78,96 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS merosot US$ 4,70 atau 5,8% menjadi US$ 76,05 per barel.

Penutupan tersebut menjadi yang terendah bagi Brent sejak 2 Maret dan bagi WTI sejak 4 Maret. Sebagai perbandingan, sebelum perang AS-Iran pecah pada 28 Februari, harga Brent ditutup di level US$ 72,48 per barel dan WTI berada di US$ 67,02 per barel.

"Harga minyak mentah turun cepat karena pasar berasumsi Selat Hormuz akan segera dibuka kembali," kata Direktur Energy Futures Mizuho, Bob Yawger, dikutip dari Reuters.

Pemerintah bicara peluang harga BBM non-subsidi turun. Menurut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), harga BBM non-subsidi bisa turun jika harga minyak dunia turun.

"Untuk BBM non-subsidi kita berbicara tidak haya Pertamax, tapi juga produk BBM yang dijual oleh badan usaha swasta juga. Ini mekanismenya memang mengikuti mekanisme harga pasar. Minyak mentah dunia berapa harganya, apakah naik, apakah turun, nah mau tidak mau BBM non-subsidi itu harus mengikuti sesuai dengan harga keekonomian. Walaupun tetap ada aturannya, di Kepmen 245 Tahun 2022 yang mengatur harga untuk jenis bahan bakar tertentu," kata Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia dalam Konferensi Pers Bakom tentang Update Program Prioritas Pemerintah, seperti ditayangkan secara langsung di CNN Indonesia, Rabu (17/6/2026).

Menurut Anggia, karena mengikuti harga pasar, harga BBM non-subsidi pasti akan turun jika harga minyak dunia turun. Pun kalau harga minyak dunia naik, mau tidak mau harga BBM non-subsidi akan naik.

"Apakah (harga BBM non-subsidi) bisa turun? Pasti. Ketika harga minyak dunia turun, bisa dipastikan harga BBM non-subsidi juga akan turun. Begitu juga sebaliknya, ketika harga minyak dunia mengalami kenaikan, mau tidak mau tidak terhindarkan, harga BBM non-subsidi harus menyesuaikan dengan harga keekonomiannya. Kalau tidak, ini akan mempengaruhi keberlanjutan atau keberlangsungan pengadaan energi nasional," ujar Anggia.

"Kalau ditanya akan turun nggak (kalau) harga minyak dunia turun? Pasti akan penyesuaian juga untuk penurunan harga BBM non-subsidi," pungkasnya.



Simak Video "Video Cek Harga BBM Nonsubsidi yang Naik per Hari Ini"

(rgr/din)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork