Jakarta - Sejumlah bengkel mulai merasakan dampak pelemahan rupiah setelah harga suku cadang kendaraan mengalami kenaikan hingga 30 persen dalam beberapa waktu terakhir.
Foto Oto
Rupiah Melemah, Harga Suku Cadang Bengkel Naik hingga 30 Persen
Teknisi memperbaiki ban di salah satu bengkel motor di kawasan Pasar Minggu, Jakarta, Jumat (22/5/2026).
Teknisi memperbaiki ban di salah satu bengkel motor di kawasan Pasar Minggu, Jakarta, Jumat (22/5/2026).
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang menembus level Rp17.700 mulai berdampak pada kenaikan harga suku cadang kendaraan di sejumlah bengkel.
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang menembus level Rp17.700 mulai berdampak pada kenaikan harga suku cadang kendaraan di sejumlah bengkel.
Dalam beberapa pekan terakhir, harga berbagai kebutuhan bengkel tercatat naik secara bertahap dengan kenaikan berkisar antara 15 hingga 30 persen.
Dalam beberapa pekan terakhir, harga berbagai kebutuhan bengkel tercatat naik secara bertahap dengan kenaikan berkisar antara 15 hingga 30 persen.
Oli mesin menjadi salah satu produk yang mengalami kenaikan paling signifikan, salah satunya oli Shell yang harganya naik dari Rp65 ribu menjadi Rp84 ribu per kemasan.
Oli mesin menjadi salah satu produk yang mengalami kenaikan paling signifikan, salah satunya oli Shell yang harganya naik dari Rp65 ribu menjadi Rp84 ribu per kemasan.
Harga ban motor juga turut mengalami kenaikan, dengan beberapa merek tercatat naik sekitar Rp10 ribu hingga Rp20 ribu.
Harga ban motor juga turut mengalami kenaikan, dengan beberapa merek tercatat naik sekitar Rp10 ribu hingga Rp20 ribu.
Tidak hanya oli dan ban, kenaikan harga juga terjadi pada berbagai komponen kendaraan lainnya, mulai dari baut, hingga suku cadang kecil akibat penyesuaian harga dari distributor.
Tidak hanya oli dan ban, kenaikan harga juga terjadi pada berbagai komponen kendaraan lainnya, mulai dari baut, hingga suku cadang kecil akibat penyesuaian harga dari distributor.
Pelaku usaha bengkel berharap pemerintah dapat mengambil langkah untuk menekan lonjakan harga agar daya beli masyarakat dan aktivitas usaha tetap terjaga. Β
Pelaku usaha bengkel berharap pemerintah dapat mengambil langkah untuk menekan lonjakan harga agar daya beli masyarakat dan aktivitas usaha tetap terjaga. Β












































Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Ini Gudang Motor Listrik MBG yang Dipesan Dadan Hindayana
Indonesia Kian Tertinggal, Mobnas Malaysia Ekspansi EV 42 Ribu Unit/Tahun