Dari video yang diunggah oleh akun Instagram @bushthomi di @polantasindonesia, atraksi tersebut dilakukan untuk menghilangkan penat dan jenuh saat dia melakukan pengawalan mudik.
Aksi Aiptu Bambang Margono Foto: Instagram (@polantasindonesia) |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
detikOto pun kemudian bertemu dengan Aiptu Bambang Margono saat dia tengah melatih Patwal untuk persiapan HUT Bhayangkara di kawasan Monas. Atraksi tersebut ternyata tidak sembarang dilakukan.
Menurut petugas polisi yang juga sebagai Safety Riding & Safety Driving Ditlantas Polda Metro Jaya itu, ada teknik untuk melakukan atraksi tersebut.
"Namanya counter steering, itu artinya, setang mana ditekan (dengan kaki), dia belok kemana, setang mana ditekan dia belok kemana, gitu," ujarnya kepada detikOto.
Counter steering sendiri dikatakan Bambang salah satu teknik berkendara menggunakan kaki. "Kalau sudah seperti itu kan sudah tidak ada genggaman, artinya pada saat itu ngegas menggunakan kaki, pada saat kita mau ke kanan, justru setang kanan yang kita tekan. Kalau kita mau ke kiri, justru yang kiri kita tekan, itu namanya counter steering," tuturnya.
Hal tersebut lanjut Bambang mengatakan, bukan hanya dapat digunakan untuk motor gede (moge) saja, pada motor biasapun bisa.
Namun Bambang menegaskan, teknik tersebut dilarang keras digunakan atau dicoba sembarangan. "Butuh keahlian khusus, enggak sembarangan, ya ada prosesnya lah," pungkasnya.
(khi/ddn)












































Aksi Aiptu Bambang Margono Foto: Instagram (@polantasindonesia)
Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Indonesia Ditinggal Kabur Pabrik Otomotif, Pemerintah Harus Ambil Sikap!