Dear Pengguna Nmax-PCX dkk, Isi Bensin Sebaiknya Turun Ya, Ini Alasannya

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Senin, 28 Jun 2021 10:22 WIB
SPBU MT Haryono, Jakarta, mulai menerapkan protokol kenormalan baru. Saat mengisi bensin, pengendara harus menjaga jarak.
Isi bensin harus turun dari motor. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Beberapa sepeda motor saat ini memiliki tangki bahan bakar minyak (BBM) di bagian depan, bukan di bawah jok. Tangki di depan itu ada di motor-motor seperti motor sport dan beberapa motor matic seperti Yamaha Nmax, Honda PCX, Yamaha Aerox dan lain-lain.

Tangki bensin di depan ini sedikit banyak memudahkan pengendaranya. Jadi saat mengisi bensin, pengendara tak perlu repot-repot membuka jok motor. Terkadang, pengguna motor dengan tangki bensin di depan tersebut juga tidak turun saat isi bensin.

Namun, praktisi keselamatan berkendara yang juga Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, mengatakan demi keamanan sebaiknya pengendara turun dari motornya saat mengisi bensin. Hal itu berkaitan dengan evakuasi jika terjadi kebakaran.

"Sebenarnya tangki yang ada di depan memang memudahkan, tidak perlu buka-buka jok. Tapi pada prinsipnya ketika mengisi bahan bakar kan yang harus diperhatikan adalah sisi keamanannya," kata Sony kepada detikcom, Senin (28/6/2021).

Menurut Sony, pengendara harus aktif menghindari bahaya kebakaran. Turun dari motor saat mengisi bensin bisa mengurangi risiko yang lebih parah jika terjadi kebakaran karena pengendara bisa langsung melakukan evakuasi.

"Itu (turun dari motor saat mengisi bensin) menghindari pengendara dari bahaya kebakaran, menghindari ledakan akibat alat elektronik, menghindari kemungkinan tabrak dari belakang sehingga menghindarnya cepat dan membiasakan mesin mati dan motor distandarin sebagai SOP saat mengisi bahan bakar," jelas Sony.

"Setahu saya sih semua pemotor sudah wajib turun saat ngisi bahan bakar. Kalau nggak turun sih terserah, toh ketika ada kejadian seperti di atas, apalagi berhubungan dengan Api yaa pengendara sendiri yang kerepotan. Apalagi motor tidak dilengkapi APAR (alat pemadam api ringan) dan belum tentu orang lain berani mendekat untuk membantu."

"Pahami dulu aturannya dan segala risiko-risikonya sebelum bersikap untuk tetap di atas sadel saat mengisi bahan bakar," sambungnya.

Selain masalah keamanan dari risiko kebakaran, turun dari motor juga memiliki dampak positif di tengah pandemi COVID-19. PT Pertamina (Persero) sendiri menyarankan pengendara sepeda motor turun dari motornya saat mengisi bensin untuk mencegah penularan virus COVID-19. Setelah turun dari motor, pengendara harus berdiri di samping motor yang berseberangan dengan posisi operator.



Simak Video "Kenapa Isi Bensin Harus Matikan Mesin?"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)