CEO dan Founder Queenrides Iim Fahima Jachja membeberkan tentang bagaimana berkendara yang aman namun tetap 'syantik'. Ia mengatakan sebetulnya tidak ada beda antara laki-laki dan perempuan untuk tips dalam berkendara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah mengetahui kondisi kendaraan, hal terpenting lainnya adalah mengecek pakaian. "Apakah sudah sesuai dengan standar keselamatan," ungkap Iim.
"Yang ketiga adalah kesehatan dan fisik kita, apakah kita dalam kondisi sehat atau tidak. Misalnya kita sedang sakit flu saja terus minum obat itu sebenarnya sudah tidak boleh berkendara karena bikin ngantuk," kata Iim.
Iim juga mengungkapkan berdasarkan data Korp Lalu Lintas Polri (Korlantas), perempuan lebih mendominasi angka kecelakaan dibandingkan pria. Salah satu faktornya adalah kurangnya konsentrasi dalam berkendara.
"Paling besar kesalahan yang dialami oleh wanita saat berkendara adalah kurang konsentrasi karena kecenderungan perempuan yang banyak pikiran, jadi badannya ada di mana pikirannya kemana-mana," ungkap Iim.
Saat memasuki musim hujan, tak lupa Iim mengingatkan para ladies untuk membawa jas hujan, namun perlu ditekankan untuk tidak menggunakan model jubah batman.
"Berkendara saat hujan yang pasti jas hujan jangan pakai yang model jubah yang bisa menyebabkan terselip di geruji ban," ungkap Iim.
Nah terakhir, meski wanita berkendara menggunakan sepeda motor, nggak boleh juga lupa memperhatikan kecantikan diri, apalagi Indonesia dikenal sebagai negara tropis.
"Merawat kecantikan diri untuk perempuan saat berkendara itu harus dipikirkan juga, misalnya memakai sunblock biar kulit tidak gosong saat di lokasi," pungkas Iim. (riar/lth)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi