"Para pengguna motor matik ingin mencari karakter CVT menyesuaikan berat badannya, jadi ada yang melakukan modifikasi roller dengan berat berbeda supaya tarikan motor lebih enak," kata Muhammad Ikim, dari RI Matic Shop, kepada detikOto di Pondok Kopi, Jakarta Timur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Roller dengan berat yang ringan akan mudah terlempar lebih dahulu, sehingga bakal cepat aus dibanding roller yang lebih berat," lanjut Ikim.
Kalau ingin karakter CVT yang lebih ringan, Ikim menjelaskan lebih baik mengganti satu set roller dengan bobot gram yang sama rata.
"Misalnya roller standarnya pakai ukuran 17 gram, lebih baik diganti semuanya pakai roller yang lebih ringan, misal 15 gram," pungkas Ikim.
Dengan menggunakan bobot roller yang sama di lintasan pulley, maka roller akan lebih awet. Karena waktu keausannya sama.
Secara prinsip, roller bekerja sesuai gaya sentrifugal. Cara kerjanya, saat gas dibuka, roller terlempar keluar sesuai jalur yang ada di pulley primer. (rgr/ddn)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Usulan Biar Pemprov DKI Tetap Dapat Pemasukan meski Pajak EV Rp 0