Isi garasi menteri terkaya di Indonesia dengan harta Rp 6 triliun terdiri dari enam mobil. Kalau ditotal, nilai keenam mobil itu mencapai Rp 24 miliar. Berikut daftarnya.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana tercatat sebagai menteri terkaya di Indonesia tahun lalu. Tahun lalu, harta kekayaannya mencapai Rp 5 triliun. Pada tahun 2026, harta kekayaannya terpantau mengalami kenaikan. Diakses detikOto dalam laman e-LHKPN KPK yang disetor Widiyanti pada 27 Maret 2026 untuk periodik 2025, harta kekayaannya naik 17,47 persen atau sebesar Rp 949.542.866.804 (949 miliar) menjadi Rp 6.385.374.880.973 (6 triliun).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hampir semua aset mengalami kenaikan, hanya aset berupa harta lainnya turun 39,43 persen atau sekitar Rp 30 miliar. Khusus aset alat transportasi dan mesin, jumlahnya berkurang dibandingkan tahun lalu. Kalau tahun lalu ada tujuh mobil yang terdaftar, pada LHKPN terbaru hanya ada enam.
Kendati demikian nilainya justru naik empat miliaran. Tahun lalu, aset mobil Widiyanti nilainya Rp 19,643 miliar sementara tahun ini mencapai Rp 24,102 miliar. Keseluruhannya juga tercatat sebagai perolehan sendiri.
Menariknya, keseluruhan mobil di garasi Widiyanti itu merupakan mobil mewah, mulai dari Mercedes-Benz, Bentley, hingga Lexus. Untuk lebih lengkapnya, berikut ini rincian isi garasi Widiyanti.
Garasi Menteri Terkaya di Indonesia
1. Mercedes-Benz S63 tahun 2014, hasil sendiri senilai Rp 2,334 miliar
2. Bentley Continental GT tahun 2011, hasil sendiri senilai Rp 2,4 miliar
3. Bentley Flying Spur W12 tahun 2022, hasil sendiri senilai Rp 4,418 miliar
4. Lexus LM350H tahun 2024, hasil sendiri senilai Rp 2,5 miliar
5. Lexus LS500H tahun 2024, hasil sendiri senilai Rp 3,65 miliar
6. Mercedes-Benz G63 tahun 2025, hasil sendiri senilai Rp 8,8 miliar
Dengan nilai tembus Rp 24 miliar, aset alat transportasi dan mesin yang terdiri dari enam mobil merupakan yang terkecil dibandingkan aset lainnya. Adapun aset terbesar berupa surat berharga dengan nilai tembus Rp 6.008.520.120.458 (6 triliunan). Selanjutnya aset terbesar kedua berupa tanah dan bangunan senilai Rp 161.064.665.000, kas dan setara kas Rp 98.426.816.808, kas dan setara kas Rp 98.426.816.808.











































Komentar Terbanyak
Pemerintah Ancam Cabut Izin Gojek-Grab Andai Tak Patuhi Komisi 8%
Ramai Aksi Warga Perbaiki Sendiri Jalanan, Padahal Sudah Bayar Pajak Kendaraan
QR Code Pertalite Kendaraan Nunggak Pajak Disarankan Dihapus