Pecco Bagnaia Iri sama Motor Quartararo: Sempurna!

ADVERTISEMENT

Pecco Bagnaia Iri sama Motor Quartararo: Sempurna!

Ridwan Arifin - detikOto
Rabu, 08 Jun 2022 17:45 WIB
Ducati Lenovo Teams Italian rider Francesco Bagnaia (L) and Monster Energy Yamaha MotoGPs French rider Fabio Quartararo pose in a group photo with other riders ahead of the Qatar MotoGP Grand Prix at the Losail International Circuit on the outskirts of Qatars capital Doha on March 3, 2022. (Photo by KARIM JAAFAR / AFP) (Photo by KARIM JAAFAR/AFP via Getty Images)
Francesco Bagnaia dan Fabio Quartararo. Foto: (AFP via Getty Images/KARIM JAAFAR)
Jakarta -

Francesco Bagnaia alias Pecco menyerukan supaya Ducati mulai memperhatikan handling dari Ducati Desmosedici GP. Pecco, mengatakan top speed bukan segalanya untuk jadi pemenang.

Tidak ada yang menampik Ducati dengan mesin V4 kuat di trek lurus. Sementara urusan menikung, Yamaha dengan jantung Inline-4 lebih unggul.

Kala melakoni sesi tes Catalunya di Sirkuit Barcelona, Pecco melahap 84 putaran dengan catatan waktu terbaik 1 menit 39,451 detik. Tapi torehannya lebih lambat 0,004 detik dari pebalap tercepat, Fabio Quartararo.

Dia bilang motor Ducati mengalami perkembangan dengan perangkat fairing yang baru. Peranti itu juga dibawa saat tes di Catalunya.

"Saya menguji beberapa item berbeda dan yang terbesar adalah fairing-nya," kata Bagnaia dikutip Crash, Rabu (8/6/2022).

"Fairing-nya bekerja dengan cukup baik. Saya cukup senang dengan itu, tapi itu hanya untuk sebatas pengujian saja. Saya tidak tahu apakah kita akan melihatnya tahun ini atau tidak," tambah dia.

"Ini dapat membantu kami untuk tidak kehilangan terlalu banyak handling, tetapi punya kecepatan tinggi lagi," tambah dia.

Pecco bilang motor YZR-M1 yang dipakai Fabio Quartararo sekarang punya paket lengkap. Dia menyarankan supaya Ducati pikir-pikir lagi soal inovasi terkait keluwesan motor.

"Tahun ini saya lebih memilih untuk memiliki kecepatan tertinggi yang lebih sedikit, tetapi lebih banyak handling. Itu yang utama sekarang. Yamaha adalah contoh sempurna untuk itu," ujar Pecco.

"Saat ini mereka [Yamaha dan Quartararo] memiliki handling yang lebih dan kami juga dapat melihat dengan jelas bahwa kecepatan tertinggi bukanlah segalanya. Tahun ini kami telah banyak berkembang [tetapi] kami masih membutuhkan lebih banyak grip seperti yang dimiliki Yamaha. Jadi kami sedang mengerjakannya," jelas Pecco.



Simak Video "MotoGP Mulai Sepi Penonton, Dorna: Indonesia Penuh!"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/dry)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT