Tumpul di MotoGP 2025, Ternyata Bagnaia Kehilangan Kemampuan Ini

Tumpul di MotoGP 2025, Ternyata Bagnaia Kehilangan Kemampuan Ini

Luthfi Anshori - detikOto
Sabtu, 10 Jan 2026 13:05 WIB
Tumpul di MotoGP 2025, Ternyata Bagnaia Kehilangan Kemampuan Ini
Francesco Bagnaia. Foto: REUTERS/NAJJUA ZULKEFLI
Jakarta -

Francesco Bagnaia terpuruk di MotoGP 2025. Alih-alih bertarung dengan Marc Marquez untuk memperebutkan gelar juara dunia, pebalap berjuluk Pecco itu justru kesulitan sepanjang musim dan hanya bisa finis kelima di klasemen akhir MotoGP 2025. Faktor terpuruknya Bagnaia di 2025 ternyata karena dia kehilangan kemampuan ini.

"Pengereman (di lintasan) lurus hampir sama (seperti musim 2024). Tapi perbedaan terbesar adalah, saat memasuki tikungan, (sebelumnya) saya punya kesempatan buat menghentikan motor dengan sudut kemiringan. Dan itulah yang saya rindukan sepanjang musim (kemarin)," ungkap Bagnaia dikutip dari Crash.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

VALENCIA, SPAIN - NOVEMBER 16: Francesco Bagnaia of Italy riding the Lenovo Ducati (63) in his garage during the MotoGP of Valencia race at Ricardo Tormo Circuit on November 16, 2025 in Valencia, Spain. (Photo by Gold & Goose Photography/Getty Images)Francesco Bagnaia Foto: Getty Images/Gold & Goose Photography

Keterbatasan saat memasuki tikungan menjadi sangat merugikan dalam situasi balapan. Sebab pebalap Italia itu bakal kehilangan banyak waktu dan mudah disalip pebalap lain.

ADVERTISEMENT

Bagnaia menyoroti, bahwa dengan pengereman di lintasan lurus yang dilakukan di belakang pebalap lain, kemampuan untuk menghentikan motor saat memasuki tikungan menjadi semakin penting.

"Saat Anda mengikuti pebalap lain, aliran udara di belakang pebalap tersebut tidak membantu Anda menghentikan motor. Dan (kemudian) jika Anda tidak mampu berhenti dengan sudut kemiringan yang tepat, Anda akan celaka, jadi itulah masalah saya," kata Bagnaia lagi.

"Tahun (2024) lalu saya bisa mengerem dengan sudut kemiringan yang lebih besar. Saya bisa mengendalikan selip dengan baik dan mampu mengerahkan banyak tenaga di bagian akhir untuk mengurangi kecepatan. Semua hal yang biasanya saya lakukan itu tidak bisa dilakukan musim (2025) ini," timpal anak didik Valentino Rossi itu.

Bagnaia yang memenangkan dua balapan sprint serta dua balapan grand prix 2025 harus merosot ke posisi kelima klasemen MotoGP 2025 karena delapan kali gagal meraih poin dalam sepuluh balapan terakhir.




(lua/lth)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads