Jadi Berapa Nih Denda yang Harus Dibayar Suzuki karena Cabut dari MotoGP?

Tim detikcom - detikOto
Jumat, 20 Mei 2022 19:33 WIB
Motor baru Tim Suzuki Ecstar MotoGP 2022.
Suzuki harus membayar denda karena keputusannya hengkang dari MotoGP di akhir musim 2022. Berapa besar dendanya?Foto: Pool (Tim Suzuki Ecstar MotoGP 2022)
Jakarta -

Suzuki sudah tentu bakal membayar denda atas keputusannya untuk mengundurkan diri dari balapan MotoGP di akhir musim 2022. Suzuki dijatuhi sanksi lantaran mereka sebenarya masih terikat kontrak dengan Dorna Sport hingga 2026.

Kabarnya denda yang harus dibayar Suzuki jumlahnya cukup besar. Sayang, untuk kepastian jumlahnya tidak ada yang tahu karena kontrak bersifat sangat-sangat rahasia.

Speedweek melaporkan, setiap tim pabrikan MotoGP yang tidak memiliki tim satelit mendapatkan 500.000 euro per musim dari Dorna hingga akhir 2021. Suzuki termasuk salah satu tim pabrikan yang mendapatkan jatah tersebut. Selain Suzuki, ada juga Aprilia yang diketahui tak memiliki tim satelit.

Untuk lima tahun ke depan, jumlahnya tentu meningkat karena ada 22 Grand Prix yang digelar dari sebelumnya 20. Besarnya uang yang diberikan Dorna juga bergantung dari banyaknya seri yang digelar. Sedangkan tim pabrikan yang memiliki tim satelit menerima 2 juta euro per musim dari Dorna.

Namun untuk Ducati, meski menyuplai tiga tim satelit tetap mendapatkan 2 juta euro. Dorna sendiri menginginkan hanya ada satu tim satelit dari setiap pabrikan.

Di luar besarnya kompensasi yang harus ditanggung, yang jelas dengan cabut dari MotoGP Suzuki menghemat ratusan juta dolar. Tentu bukan jumlah sedikit bagi pabrikan yang bermarkas di Hamamatsu tersebut. Terlebih Suzuki tengah menderita permasalahan ekonomi. Permasalahan ekonomi itu pulalah yang membuat Suzuki mengundurkan diri dari MotoGP dan mengurangi aktifitas di kegiatan balap lainnya.

Dengan kondisi tersebut Suzuki mengatakan sulit untuk melanjutkan kiprahnya di MotoGP. Suzuki sejauh ini masih melakukan diskusi dengan Dorna terkait pengunduran diri itu.

"Saya diberi tahu Livio Suppo tentang keputusan untuk tidak melanjutkan ke musim selanjutnya. Hal pertama yang kami katakan adalah kami bisa mengerti, namun kami memiliki kontrak dengan Suzuki yang baru ditandatangani tahun lalu. Kami harus memahami permasalahan sebenarnya," ungkap CEO Dorna Carmelo Ezpeleta dikutip Ride Apart.



Simak Video "Tak Cuma Ertiga, Suzuki Siap 'Setrum' Model Lainnya"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/din)