Senyuman (Getir) Rossi Ditinggal Crutchlow dan Dovizioso

Ridwan Arifin - detikOto
Rabu, 02 Des 2020 20:44 WIB
Valentino Rossi
Valentino Rossi ditinggal Cal Crutchlow dan Andrea Dovizioso di MotoGP 2021 (dok. MotoGP)
Jakarta -

Dua pebalap veteran, Cal Crutchlow dan Andrea Dovizioso, tak lagi mentas di MotoGP 2021, meninggalkan Valentino Rossi yang bakal berduel dengan rider-rider muda. Bagaimana perasaanmu, Rossi?

Mulai musim depan Valentino Rossi akan bergabung dengan tim satelit Petronas Yamaha SRT. Masih jadi tanda tanya bagaimana performa Rossi musim depan, apalagi The Doctor mengalami musim yang buruk tahun ini dengan catatan sebagai satu-satunya pebalap Yamaha yang duduk di luar 10 besar klasemen akhir MotoGP.

Andai masih ada Crutchlow dan Dovizioso, Rossi setidaknya tidak akan sendirian berstatus veteran. The Doctor tahun depan akan berusia 42 tahun.

Crutchlow, berusia 35 tahun, memutuskan bergabung dengan Yamaha sebagai test rider. Sedangkan Dovizioso pilih rehat sejenak ketimbang bergabung dengan tim satelit atau test rider. Inilah yang disesalkan Valentino Rossi.

"Akhir karier adalah sesuatu yang tidak terlalu saya sukai, jika saya harus jujur," kata Valentino Rossi sambil tersenyum ketika ditanya tentang dua rekan lamanya di MotoGP.

"Cal juga seorang pembalap superbike, tapi dia kemudian memiliki karier yang luar biasa di MotoGP. Saya memiliki banyak kenangan dengannya, kami bertarung di banyak balapan. Saya ingat kemenangan pertamanya di Brno pada 2016, saat (trek) basah, ketika dia menang dan saya finis kedua," kenang Rossi mengenai Cal Crutchlow.

VALENCIA, SPAIN - NOVEMBER 08: Valentino Rossi of Italy and Monster Energy Yamaha MotoGP Team looks on in box after retired during the MotoGP race during the MotoGP race during the MotoGP of Europe at Comunitat Valenciana Ricardo Tormo Circuit on November 08, 2020 in Valencia, Spain. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)Valentino Rossi akan berusia 42 tahun di MotoGP 2021 Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp

Terkait Dovizioso, dia pergi dari MotoGP setelah menjalani musim yang jauh dari memuaskan. Terus jadi pesaing juara dunia dalam tiga tahun beruntun, dia malah tak berdaya saat Marc Marquez absen panjang. Rossi pun mengenang masa-masa lucu hingga kompetisi sengit bersama Dovizioso.

"Saya sudah mengenal Dovi sejak lama sekali. Kami sudah saling berhadapan dengan minibike. Kami juga mengalami banyak pertarungan hebat, saya memikirkan Malaysia 2016, misalnya, ketika dia menang sebelum saya, tapi kami berjuang untuk seluruh balapan," kata pria Italia ini.

Rossi sadar betul usianya makin menua. Ia mungkin tak akan bisa mewujudkan mimpinya meraih gelar juara dunia yang ke-10. Dengan umur 42 tahun, pensiun lebih dekat dengannya ketimbang jadi juara dunia.

Bukan tanpa sebab, tarik garis ke belakang, tepatnya ke MotoGP Belanda di musim 2017 jadi momen terakhir kali Rossi menjadi juara. Tiga tahun berlalu sejak momen manis itu, The Doctor makin sulit naik ke podium teratas seiring usia yang terus bertambah. Malah, sejak kemenangan di Assen itu, Rossi tercatat baru 10 kali naik podium. Termasuk satu yang dia raih musim ini saat finis ketiga di MotoGP Andalusia.

JEREZ DE LA FRONTERA, SPAIN - MAY 02: Andrea Dovizioso of Italy and Ducati Team (R) and Valentino Rossi of Italy and Yamaha Factory Racing look on during a press conference prior to the MotoGp of Spain at Circuito de Jerez on May 02, 2019 in Jerez de la Frontera, Spain. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)Valentino Rossi dan Andrea Dovizioso Foto: Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images

Jarak umurnya dengan pebalap lain juga semakin jauh. Yang paling sepantar dengan Rossi adalah Aleix Espargaro, itupun ada jarak 10 tahun antara mereka berdua.

"Sekarang perbedaannya bahkan lebih besar. Telah terjadi perubahan generasi yang kuat dalam beberapa tahun ini. Banyak pembalap telah maju," kata Rossi.

Jika saatnya pensiun nanti, Rossi bisa gantung helm dengan penuh kebanggaan. Setidaknya dia pergi dengan meninggalkan warisan besar: para pebalap muda penuh bakat, bertalenta besar, dan sudah terbukti bisa mengikuti jejaknya. Warisan-warisan itu adalah anak didiknya di VR46 Academy yang kini sudah wara-wiri di kelas Moto3, Moto2, dan MotoGP.

Menurut Rossi tak elok jika mengomentari keputusan pensiun rider lain. Sebab urusan berhenti dari balapan tak melulu karena alasan usia.

"Ya, saya lebih tua dari Dovizioso, Pedrosa atau Jorge (Lorenzo), misalnya, mereka adalah bagian dari generasi muda. Tetapi saya percaya bahwa setiap orang memiliki kisah, motivasi, dan hasrat mereka sendiri. Usia hanyalah salah satu faktor, tapi bukan satu-satunya. Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan."

"Saya senang karena saya akan balapan tahun depan. Kami berharap kami bisa kompetitif. Itu sulit karena pembalap muda semakin kuat. Jadi ini tantangan besar - tapi saya ingin mencobanya, "tegas Rossi.



Simak Video "Apresiasi Keanu Reeves hingga Tom Cruise untuk Valentino Rossi"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)