Rossi Yakin Tim Akademinya Bisa Bersaing di MotoGP 2021

Luthfi Anshori - detikOto
Senin, 30 Nov 2020 10:47 WIB
MISANO ADRIATICO, ITALY - SEPTEMBER 13: Luca Marini of Italy and Sky Racing Team VR46  celebrates the victory on the podium at the end of the Moto2 race during the MotoGP Of San Marino - Race at Misano World Circuit on September 13, 2020 in Misano Adriatico, Italy. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Luca Marini naik kelas ke MotoGP mulai musim depan. Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Mulai musim depan, Valentino Rossi akan memiliki tim balapnya sendiri di grid MotoGP. Ia pun optimis pebalapnya bisa bersaing di posisi teratas dan tidak sekadar mampir ajang balap motor kasta tertinggi itu.

Tim balap akademi Valentino Rossi, Sky Racing VR46, akan naik kelas MotoGP pada musim 2021. Tim akademi punya Rossi 'menebeng' tim satelit Ducati, Esponsorama Racing (Reale Avintia), dengan Luca Marini dipilih sebagai rider. Marini yang merupakan adik tiri Rossi tampil cukup mengesankan di Moto2 2020 dan berhasil meraih posisi runner-up.

Selain Marini, Esponsorama Racing juga memiliki pebalap muda lain, yakni Enea Bastianini. Bastianini baru saja menjuarai kelas Moto2 di tahun 2020.

Valentino Rossi pun cukup gembira melihat para pebalap muda di Esponsorama Racing. Ia meramal Marini dan Bastianini akan punya masa depan cerah.

"Tahun depan, bersama Marini dan Bastianini, dua anak muda ini akan bergabung. Mereka telah melakukan hal-hal fantastis di Moto2 musim ini. Mereka memperjuangkan gelar hingga balapan terakhir," kata Rossi, dikutip dari Tuttomotoriweb.

"Keduanya akan bekerja sama di tim Avintia-nya Raul Romero dan Ruben Xaus. Mereka akan memiliki motor yang hebat dan tim yang hebat. Jadi menurut saya Marini dan Bastianini sudah bisa kompetitif di tahun 2021," sambungnya.

Bicara kompetisi MotoGP musim depan, akan diramaikan dengan wajah-wajah muda yang baru masuk seperti, seperti Jorge Martin, Luca Marini dan Enea Bastianini. Di sisi lain, selepas pensiunnya Andrea Dovizioso dan Cal Crutchlow, praktis saat ini hanya Valentino Rossi yang tercatat sebagai pebalap tertua.

Di musim MotoGP 2020, pebalap KTM Tech3 Iker Lecuona, menjadi rider termuda yang menjalani debut di kelas premier, dengan usia 20 tahun. Pebalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, yang baru saja dinobatkan sebagai juara dunia, bahkan usianya baru 23 tahun.

"Semua pebalap yang pindah dari Moto2 dalam beberapa tahun terakhir sangat kompetitif. Daftarnya sangat panjang. Mereka berjuang di kejuaraan dunia Moto2 untuk tempat kedua atau ketiga. Dan di MotoGP mereka cepat sejak saat pertama," ujar Rossi.



Simak Video "Rossi Dipastikan Ikut Balapan di MotoGP Valencia Usai Negatif Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/rgr)