Daihatsu Gran Max pikap sejatinya mobil komersial ringan untuk keperluan bisnis. Tapi apa jadinya kalau dikasih konsep ekstrem yang fokus pada penampilan, plus nggak tanggung-tanggung, sekalian dipasang pintu ala Lamborghini?
Penampakan Gran Max pikap ala pintu Lamborghini itu mejeng dalam jejeran mobil modifikasi Daihatsu Kumpul Sahabat Bitung 2025. Fandi, penggawa dari bengkel custom body and paint Charisma yang menggarap Gran Max pikap itu menjelaskan konsep aura sporty yang dipertegas dengan tampilan ceper.
Tampak samping modifikasi Daihatsu Gran Max Foto: Dok. Ridwan Arifin |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walaupun bentuk dasar bodi pikap Gran Max masih terlihat, bagian muka sudah di-custom total. Tampilan headlamp yang ramping dan modern itu mengingatkan pada wajah Xenia generasi kedua.
Terdapat lips spoiler di bagian bawah body kit depan untuk mempertegas kesan rendah dan sporty.
Beralih ke samping, dipasang juga side skirt yang juga rendah, menyambung dari body kit depan ke belakang.
Gran Max itu juga memiliki ketinggian yang sangat rendah, hampir menyentuh tanah, yang dicapai melalui modifikasi suspensi.
"Ya, ubah selongsongnya, jadi (ketinggian mobil) lebih ceper," kata Fandi.
Terdapat roll bar minimalis di belakang kabin yang hanya berfungsi sebagai estetika. Pada area belakang terdapat sepasang muffler di bagian bawah belakang mobil, yang menambah kesan sporty.
Bukan cuma itu saja, Fandi menguatkan aura sporty pada mobil saat membuka pintu. Ya, dia menggunakan pintu ala Lamborghini. Modifikasi ini memerlukan penyesuaian khusus pada engsel pintu.
Penampakan dari depan Daihatsu Gran Max Foto: Dok. Ridwan Arifin |
"Itu bikin sendiri, kita ubah engsel-nya," jelas Fandi.
Tampil standar kadang terasa kurang "greget", Fandi juga menambahkan roll bar pada bagian area bak belakang. Dengan pengerjaan rapi dan pemilihan komponen yang tepat. Masuk bagian dalam ada ubahan interior hingga penambahan hiburan full audio.
Fandi bilang total modifikasi milik konsumennya itu tidak sampai Rp 100 juta.
"Total biayanya Rp 65 juta," ujar Fandi.
Tonton juga Video GTA Real in Life di Paser Kaltim: Momen Grand Max Dikejar 2 Mobil Polisi














































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu
Pengendara Singapura Banyak yang Mau Balik Beli Mobil Bensin