Minggu lalu Honda membuka sesi tanya jawab bersama Marc Marquez. Dalam kesempatan itu Marquez berharap Fabo Quartararo bisa tampil lebih baik lagi sebab, sejak dua kali juara di sirkuit Jerez, performanya agak menurun.
Entah ada hububungannya atau tidak, Quartararo seakan membuktikan apa yang dilontarkan dari mulut Marquez dengan menjadi juara MotoGP Catalunya. Saat ditanyai, Quartararo membantah bahwa kata-kata Marquez memecutnya untuk menjadi juara MotoGP Catalunya minggu lalu.
"Saya berbicara dengan Marquez ketika dia mampir ke sini. Meskipun ia tidak mengatakan hal tersebut saya akan tetap memberikan yang terbaik. Namun komentarnya tidak salah, karena saya sendiri merasa memang harus lebih baik lagi," tanggap Quartararo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Quartararo enggan membahas lebih lanjut isu yang ditanyakan pada dia ini. Baginya yang terpenting adalah ia berhasil naik podium dan menang.
"Jadi saya pikir yang dia katakan ada benarnya juga. Jadi tak ada yang perlu dikomentari lagi tentang ini. Bagusnya adalah kami kembali ke podium dan itu menyenangkan," lanjutnya.
Memulai balapan di posisi ke-2, Quartararo akhir pekan lalu sempat tertinggal. Namun akhirnya dapat finis terdepan.
"Sejujurnya, itu balapan yang sulit. Saya membuat awal yang bagus, tapi saya turun ke urutan keempat. Kemudian Jack membuat kesalahan dan saya tahu ini adalah saat yang tepat untuk menyalip," ujarmya.
Ia pun sempat merasa dapat disusul oleh duo pebalap Suzuki yang ada di belakang. Sebab catatan waktunya menurun 3 detik lebih lambat.
"Pada akhirnya, saya menjadi tiga detik lebih lambat, tetapi bukan karena saya memegang kendali. Saya berusaha semaksimal mungkin dan sayangnya sulit untuk dipahami karena kedua orang ini (Mir dan Rins) jauh lebih cepat daripada saya pada akhirnya," kenangnya.
Ia menyimpulkan balapan MotoGP Catalunya kemarin merupakan hasil dari start yang bagus. Quartararo juga senang keluhan para pebalap Yamaha berhasil dijawab oleh mekanik handal mereka.
"Tapi saya pikir itu sangat penting untuk membuat bagian pertama balapan dalam kondisi terbaik. Kami bisa bahagia dengan pekerjaan kami hari ini karena setelah lima balapan berturut-turut kami mengalami masa sulit, kami belajar banyak hal," tutupnya.
(rip/din)
Komentar Terbanyak
Jangan Kaget! Biaya Tes Psikologi SIM Naik, Sekarang Jadi Segini
Jangan Pernah Pasang Stiker Happy Family di Mobil, Pokoknya Jangan!
Naik Taksi Terbang di Indonesia, Harganya Murah Meriah