Senin, 28 Sep 2020 09:43 WIB

Kenapa Suhu Ban Pengaruhi Motor MotoGP Sampai Rossi Terjatuh?

Tim detikcom - detikOto
Ban Michelin untuk MotoGP Ban MotoGP. Foto: Michelin
Jakarta -

Valentino Rossi gagal meraih podium ke-200 di MotoGP Catalunya, semalam. Saat ia berada di posisi kedua, The Doctor malah terjatuh sehingga gagal finis.

Rossi terjatuh di tikungan kedua saat ia mencoba membuntuti Fabio Quartararo di depannya. Dia kehilangan cengkeraman ban depanya ketika berbelok kiri di tikungan dua.

Ban depannya terpeleset. Dikutip Crash, Rossi menuding temperatur aspal yang terlalu 'dingin' membuat cengkeraman ban depannya hilang.

"Saya gaspol karena saya ingin tetap dekat dengan Fabio, tetapi hari ini suhunya sangat rendah dan Tikungan 2 selalu berbahaya karena di sebelah kiri Anda memiliki suhu yang lebih rendah di ban depan," kata Rossi.

"Mungkin saya ngegas terlalu banyak di tikungan dan saya kehilangan (cengkeraman) bagian depan."

"Melihat data, ini benar-benar mirip dengan lap sebelumnya tetapi dengan suhu ini, saya perlu lebih memperhatikan di sisi kiri."

Kenapa suhu ban dan lintasan begitu berpengaruh sampai membuat Rossi terjatuh?

Dikutip dari berbagai sumber, alasannya adalah ban balap membutuhkan suhu yang optimal agar tetap stabil dan memiliki cengkeraman yang lebih baik. Secara teoritis, ban motor balap memiliki kemampuan cengkeraman maksimal pada suhu sekitar 80 sampai lebih dari 100 derajat celcius. Jika suhu lebih rendah atau lebih tinggi dari suhu optimal, ban akan dapat tergelincir jika digeber dengan kecepatan tinggi.

Untuk menentukan ban yang pas, teknisi ban Michelin juga mengukur suhu dan kondisi aspal di lintasan setiap seri balapan. Mereka melakukan ini untuk setiap balapan demi menguji semua faktor yang mempengaruhi pilihan ban.

Semua tim MotoGP memiliki teknisi ban. Teknisi melakukan analisis komprehensif tentang kondisi jelang balapan, menawarkan saran yang diperlukan bagi tim dan pebalap untuk memilih ban yang paling cocok. Saran mereka didasarkan pada analisis suhu dan posisi trek, suhu dan tekanan ban, serta komentar pebalap selama latihan.

Untuk membuat ban memiliki cengkeraman lebih baik, pebalap biasanya melakukan pemanasan. Tak jarang pula pebalap terjatuh lantaran ban motornya belum panas.

Untuk menjaga suhu optimal ban balap, tim juga biasanya menyelimuti ban menggunakan selimut penghangat ban. Biasanya, penghangat ban akan dipasang pada ban setidaknya 90-120 menit sebelum balapan dimulai demi mencapai efisiensi optimal.



Simak Video "Insiden Rossi di MotoGP 2020: Motor Mogok hingga Low Side"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com