Vario EVO 160 Pakai Rangka eSAF, Honda Jamin 100% Aman

Vario EVO 160 Pakai Rangka eSAF, Honda Jamin 100% Aman

Septian Farhan Nurhuda - detikOto
Kamis, 25 Jun 2026 11:12 WIB
Honda Vario EVO 160.
Honda Vario EVO 160. Foto: Septian Farhan Nurhuda / detikcom
Jakarta -

Honda Vario EVO 160 telah meluncur di Indonesia, Rabu (24/6). Meski tampilan, fitur dan mesinnya mengalami perubahan minor, namun rangkanya tetap sama, yakni enhanced Smart Architecture Frame alias eSAF.

Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor (AHM), Octavianus Dwi Putro memastikan, pihaknya bisa menjamin keamanan rangka skutik tersebut. Sebelumnya, komponen itu sempat dikeluhkan sejumlah pihak di media sosial.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Oh, iya (kita jamin aman 100%). Jaminan rangka kan lima tahun. Jadi no worry bagi konsumen, silakan kalau ada ini pasti kita akan ngecek," ujar Octa saat ditemui usai peluncuran produk di Cikarang, Jawa Barat.

Honda Vario EVO 160.Honda Vario EVO 160. Foto: Septian Farhan Nurhuda / detikcom

Octa menegaskan, pihaknya selalu terbuka dengan berbagai keluhan terkait rangka kendaraan. Namun, hingga sekarang, keluhan tersebut sudah nyaris tak ada.

ADVERTISEMENT

"Kalau kita ngelihatnya sama lah, bahwa saat ini kan kita sudah memberikan warranty sampai lima tahun. Kemudian kan biasanya memang itu dilihat case by case. Dan rasanya saat ini udah hampir tidak ada (keluhan soal rangka)," tuturnya.

"Bahkan kalau orang datang ke bengkel kan kita juga melakukan pengecekan. Tapi kalaupun ada, hubungi saja jaringan kita," tambahnya.

Meski keluhan soal rangka sudah hampir tak ada, namun Octa menegaskan, pintu aduan tetap terbuka. Jika ditemukan ada masalah, konsumen bisa langsung ke bengkel resmi terdekat.

"Pada saat dia datang ke jaringan kita, biasanya kita juga bantu cek. Kan sekalian pada saat servis itu kan akan dibantu untuk cek. Pada saat ini nggak ada," kata dia.

Sebagai catatan, Honda Vario EVO tersedia dalam tiga varian berbeda, yakni CBS seharga Rp 28,5 jutaan, Nitro Rp 28,7 jutaan dan ABS yang tembus Rp 31,4 jutaan. Seluruhnya berstatus on the road Jakarta.




(sfn/rgr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads