Honda Vario EVO 160 Meluncur di Indonesia, Segini Harganya

Honda Vario EVO 160 Meluncur di Indonesia, Segini Harganya

Septian Farhan Nurhuda - detikOto
Rabu, 24 Jun 2026 12:10 WIB
Honda Vario EVO 160
Honda Vario EVO 160 meluncur di Indonesia. Foto: (Septian Farhan Nurhuda/detikOto)
Cikarang -

PT Astra Honda Motor (AHM) resmi meluncurkan Honda Vario EVO 160 di Indonesia, Rabu (24/6). Kendaraan tersebut mendapat sejumlah sentuhan baru dibandingkan model sebelumnya.

Presiden direktur PT AHM, Yuichi Shimizu mengatakan, Honda Vario EVO 160 merupakan versi 'balap' dari model sebelumnya. Kendaraan tersebut dirancang lebih aerodinamis dan bernuansa racy.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hari ini kami sampaikan pembaruan Vario 160 yang hadir dengan nama EVO. Model ini hadir dengan penyempurnaan besar dari desain yang memadukan kecepatan dan aerodinamika," ujar Yuichi Shimizu di Cikarang, Jawa Barat, Rabu (24/6).

Honda Vario EVO 160 disematkan mesin yang diklaim lebih bertenaga. Pabrikan membekalinya dengan jantung mekanis eSP+ 160cc berpendingin cairan dengan muntahan tenaga 11.3 kw dan torsi 14 Nm. Spesifikasi tersebut membuat motor punya nafas panjang di putaran tengah.

ADVERTISEMENT

Kini, untuk melaju dari nol ke 200 meter, Vario EVO hanya memerlukan waktu 11,9 detik. Sementara kecepatan maksimumnya tembus 109 km/jam. Meski bertenaga, namun konsumsi BBM-nya diklaim tetap irit, yakni 46.7 km/liter.

Soal fitur, Vario EVO sudah menggunakan smart key system, answer back system, soket USB, lampu full LED, panel instrumen digital, idling stop system (ISS), antilock braking system (ABS) untuk varian tertinggi dan masih banyak lagi.

Harga Honda Vario EVO 160

Honda Vario EVO tersedia dalam tiga varian berbeda, yakni CBS seharga Rp 28,5 jutaan, Nitro Rp 28,7 jutaan dan ABS yang tembus Rp 31,4 jutaan. Seluruhnya berstatus on the road Jakarta.

"Kami percaya pengalaman berkendara terbaik tidak hanya berasal dari performa produk, tetapi juga dari dukungan layanan yang dapat diandalkan konsumen seIndonesia," kata Executive VP Director AHM, Thomas Wijaya.




(sfn/dry)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads