Penjualan mobil di Indonesia periode Juli 2026 mengalami kenaikan. Pada bulan lalu, penjualan mobil secara wholesales tembus 80 ribu unit.
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat secara wholesales, penjualan mobil di RI itu tembus 81.115 unit atau naik 4,5 persen dibandingkan bulan Juni. Jika dibandingkan Juli tahun lalu, peningkatannya mencapai 33,3 persen atau ada kenaikan sebanyak 20.278 unit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penjualan secara retail juga demikian, kalau pada bulan Juni 2026 hanya mencapai 74.758 unit, maka masuk bulan ketujuh mencapai 77.412 unit. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, penjualannya naik 12,1 persen.
"Ya kalau dilihat kan memang trennya membaik, ya kan pertumbuhan ekonomi juga membaik dan lain-lain. Saya pikir daya beli masyarakat mulai tumbuh," ungkap Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto ditemui di ICE BSD, Sabtu (8/8/2026).
Jongkie berharap tren positif ini bisa berlanjut hingga akhir tahun. Terlebih masih ada pameran otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week pada 20-29 November 2026.
"Iya dong, kita kan optimis aja, harus optimis dong tapi realistis," tambah Jongkie.
Tahun ini, Gaikindo mematok penjualan mobil di Indonesia bisa tembus 850.000 unit. Kalau dihitung secara akumulatif, selama tujuh bulan tahun ini, penjualan mobil di RI secara wholesales baru mencapai 517.742 unit sementara secara retail 511.514 unit.
Itu artinya untuk memenuhi target, dalam lima bulan ke depan, penjualan kendaraan roda empat harus mencapai 332.258 unit. Melihat tren yang ada saat ini, Gaikindo meyakini penjualan mobil itu bisa mencapai target yang dipasang. Terlebih baru-baru ini Gaikindo menggelar pameran GIIAS 2026. Sayang besar transaksi maupun pengunjung tak dijabarkan detail. Namun biasanya dari pameran GIIAS, bisa mendongkrak penjualan mobil Tanah Air.
"(Target) masih 850.000 unit," pungkas Jongkie.











































Komentar Terbanyak
Harga Honda Super One Diumumkan: Rp 438 Juta
Miris! Segini Banyak Pengendara yang Akali Pelat Nomor Demi Hindari ETLE
Populasi Meningkat, Muncul Usulan Mobil Listrik Kena Pajak Tahunan