Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut ada kejanggalan ketika sebuah mobil penumpang membeli bahan bakar minyak (BBM) dalam jumlah yang banyak. Bahkan, sebuah mobil Pajero disebut bisa menampung 700 liter BBM.
Bahlil mengatakan, ada praktik penggunaan BBM subsidi yang tidak sesuai. Mobil-mobil yang tergolong premium dan pemiliknya dinilai 'mampu' malah menggunakan BBM subsidi.
Bahlil menyinggung temuan polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Menurutnya, ada sebuah mobil Mitsubishi Pajero yang memiliki kapasitas tangki hingga 700 liter untuk mengisi BBM subsidi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di Makassar itu kan polisi menemukan ada mobil Pajero diisi tangki-nya di dalam sampai 700 liter kan," kata Bahlil seperti dikutip CNBC Indonesia.
Ini jelas menjadi sebuah kejanggalan. Soalnya, sebuah mobil Mitsubishi Pajero Sport kapasitas tangki bahan bakarnya cuma 68 liter, sesuai data spesifikasi pabrikan.
Bahlil mengimbau masyarakat yang mampu untuk tidak menggunakan BBM subsidi, apalagi dalam jumlah yang tidak wajar. Kata Bahlil, kondisi tersebut menunjukkan adanya potensi penyalahgunaan BBM subsidi oleh pihak yang sebenarnya mampu membeli BBM non-subsidi.
"Ya cobalah kita pakai perasaanlah. Saya berkali-kali terus ini, ngomong ini. Janganlah, kasihan," ujar Bahlil.
Menurutnya, ada dugaan pembelian BBM subsidi dalam jumlah besar itu dijual kembali oleh oknum. Bahlil mengatakan, penyalahgunaan BBM subsidi itu dapat menyebabkan terjadinya pergeseran alokasi subsidi.
"Gimana nggak shifting kalau mobil bagus begitu aja diisi pakai minyak subsidi, habis itu dijual lagi. Ya kasihan itu kan saudara-saudara kita yang berhak menerimanya yang kita ambil kan," katanya.
"Diambil, dijual lagi. Wah itu sudah saya nggak tahu lagi ya pikiran udah gimana lah kira-kira begitu," tambahnya.
Saksikan Live DetikPagi:










































