Bikin Pangling! Restorasi Total Motor Matic Suzuki Skydrive

Muhammad Hafizh Gemilang - detikOto
Jumat, 13 Agu 2021 10:49 WIB
Jakarta -

Tren penggunaan motor matic di Indonesia tercatat mulai bergairah sejak era 2000-an awal. Salah satu jagoan Suzuki untuk motor matic kelas 125 cc saat itu adalah Suzuki Skydrive.

Saat ini peredaran Suzuki Skydrive memang bisa dibilang tidak banyak. Harga bekasnya pun, di pasar motor bekas saat ini, terpantau sudah di angka Rp 3 Juta sampai Rp 5 Jutaan, untuk Suzuki Skydrive lansiran 2011 ke bawah.

Namun bagi bengkel motor kustom asal Tangerang Selatan, Batakastem, motor matic yang 'under-rated' ini, direstorasi bagian mesin hingga bodinya, agar tampil segar dan layak dipakai di tahun 2021 ini.

Suzuki Skydrive 2011 Restorasi BatakastemSuzuki Skydrive 2011 Restorasi Batakastem Foto: Muhammad Hafizh Gemilang

"Motor ini punya salah satu tim dari Batakastem. Jadi kemarin ceritanya, dia ada proyek motret nikahan, terus dibayarnya pakai Suzuki Skydrive tahun 2011 ini. Kondisinya udah 'nge-jogrog' lama di parkiran dan kondisinya mengkhawatirkan banget," papar Abraham Simatupang, pemilik dari Batakastem kepada detikOto.

"Tapi karena saya memang suka sama Suzuki, jadi tertarik juga untuk restorasi ini motor. Jadilah kami ambil itu motor dari Depok ke Pamulang. Caranya dengan 'disetut' dan kondisinya malam-malam," lanjut Abraham.

Abraham menjelaskan, saat di terima oleh tim Batakastem, kondisi motor ini sangatlah parah. Beberapa bagian di bodinya sudah rusak, rangkanya penuh dengan karat hingga bagian tutup filter CVT sudah tidak ada.

"Beberapa part yang tidak ada, kami beli semua baru. Bodi belakang, cover CVT, beberapa bagian sok depan, sampai karburator-nya semua kami beli baru. Untungnya, part Skydrive ini nggak terlalu sulit carinya," ujar Abraham.

Suzuki Skydrive 2011 Restorasi BatakastemKaki-kaki belakang Suzuki Skydrive 2011 Foto: Muhammad Hafizh Gemilang

"Memang harus diakui, untuk urusan part sih, Suzuki ini memang agak lebih mahal dari Honda atau Yamaha. Tapi part SGP (Suzuki Genuine Part) ini masa pakainya jauh lebih lama dan awet," ujar Abraham.

Untuk urusan mesin, Abraham sengaja hanya meremajai dan memberikan beberapa ubahan untuk mengembalikan performanya. Abraham memilih untuk tidak melakukan upgrade ke mesin Suzuki Skydrive yang 125 cc ini, karena dianggap sudah baik tenaganya.

"Karburator kita ganti satu set. Terus untuk CVT, per kampas nya kita ganti pakai punya (Suzuki) Nex dan biar lebih terasa 'plong', leher knalpot kita ganti dengan yang ukurannya lebih besar. Kita pakai pipa stainless ukuran 26. Kalau sebelumnya kan 22," ujar Abraham.

Peremajaan dan sedikit ubahan di mesin Suzuki Skydrive ini, sukses membuat motor ini kembali performannya dan lebih baik di tarikan bawah.

Suzuki Skydrive 2011 Restorasi BatakastemBodi samping Suzuki Skydrive 2011 Foto: Muhammad Hafizh Gemilang

Lalu untuk urusan bodi, Abraham mencoba memaksimalkan bodi yang masih ada dan mengganti bodi yang sudah rusak. Suzuki Skydrive ini, aslinya berwarna emas-silver. Namun Abraham mengganti warnanya dengan warna Abu-abu Mazda, supaya tampil lebih kekininan.

"Ini salah satu bagian yang menantang. Kita agak sulit untuk memilih dan mencari warna yang pas, sampai akhirnya ketemu warna Abu-abu Mazda ini. Untuk cat kita pakai Belkote, lalu kita beli stiker aslinya dan ditimpa sama pernish," ujar Abraham.

Selain itu, untuk mempermanis dan membawa aura 'Jejepangan' ke Suzuki Skydrive ini, Abraham juga memberikan beberapa stiker khas motor CBU Jepang.

Untuk urusan kaki-kaki, Abraham memilih untuk menyelipkan sentuhan retro ke Suzuki Skydrive ini. Pelek asli palang lima yang tampil sangat sporty, sengaja ia gantikan dengan pelek jari-jari ring 14 dari TK.

Suzuki Skydrive 2011 Restorasi BatakastemCVT Suzuki Skydrive 2011 Foto: Muhammad Hafizh Gemilang

"Sok belakangnya, ini kita ganti sengajai pakai sok aftermarket, supaya bisa di-setting. Terus sok depan sih, masih asli, cuma kita remajai lah," ujar Abraham.

Total biaya restorasi Suzuki Skydrive lansiran 2011 ini memakan biaya hampir Rp 4 Jutaan. Menurut Abraham, bagian termahal dari proyek restorasi ini adalah di bagian mesinnya.

"Karena kita ganti karbu baru, jadi itu aja udah Rp 1.2 Jutaan. Kalau part lain sih, cenderung standar harganya. Nggak terlalu mahal dan masih gampang dapatinnya," ujar Abraham.

(mhg/din)