"Lebih ke bodi, sama mesin, jadi performa racing, bodi dibuat ekstrim," ujar Daniel Welianto dari Lombok, kepada detikOto, di Indonesia Automodified MBtech 2017 di Atrium Lombok Epicentrum Mall, Mataram
Untuk mempertegas konsep ekstrem pada bodi mobil, perubahan dilakukan hampir di seluruh bagian luar bodi dengan gaya rocket bunny.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan untuk mempertegas performa racing-nya, Daniel menyematkan beberapa penambahan komponen pada bagian mesin.
"Mesin dipasangin turbo Zage bucket on, turbo timer HKS, intercooler, engine start, sama boost meter," ungkapnya.
Bukan hanya bagian dalam dan mesin saja yang rombak, mobil yang bermain di segmen hatchback ini, juga dirombak hampir keseluruhan pada bagia dalamnya. "Jok racing Sparco, setir Sparco, indikator Defi, rollbar, xbar, seatbelt Takata racing," ucap Daniel.
Bagian kaki-kaki juga tidak luput dari perombakan yang menghabiskan biaya sekitar Rp 200 juta ini. "Kaki-kaki, pelek ring 19, lebar 9,5-11 off 0-8, ori dari Jepang CR 2 P, ban Achilles," tutur Daniel.
Pengerjaan modifikasi pada Suzuki Swift ini, dikatakan Daniel dengan cara kebut, yaitu sekitar 2 bulan, mengingat perombakan dilakukan hampir di seluruh sektor.
"Audio aja yang simpel. Cuma speaker pake Venom, power 4 chanel, sama subwoofer 2, 12 inci," rincinya. (khi/ddn)












































Komentar Terbanyak
Harga Asli Pertalite Rp 18.040/Liter Lebih Mahal dari Pertamax, Begini Kata Pertamina
Dulu Laku Ribuan Sebulan, Penjualan BYD Atto 1 Tiba-tiba Cuma 26 Unit
Isi Garasi Menteri Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 6 Triliun