Bezzecchi Ngamuk Pukul Marshal, Sanksinya Dilarang Balapan!

Bezzecchi Ngamuk Pukul Marshal, Sanksinya Dilarang Balapan!

Ridwan Arifin - detikOto
Minggu, 21 Jun 2026 07:45 WIB
PHILLIP ISLAND, AUSTRALIA - OCTOBER 19: Marco Bezzecchi of Italy riding the Aprilia Racing bike (72) on the grid during the MotoGP race of Australia at Phillip Island Grand Prix Circuit on October 19, 2025 in Phillip Island, Australia. (Photo by Gold
Marco Bezzecchi Foto: Getty Images/Gold & Goose Photography
Jakarta -

Marco Bezzecchi harus membayar mahal gara-gara emosi sesaat. Dia dilarang ikut balapan utama MotoGP Ceko setelah insiden memukul marshal saat sesi sprint race, Sabtu (20/6).

Bezzecchi dijatuhi sanksi berat akibat tindakan memukul seorang marshal. Awalnya, Bezzecchi mengalami kecelakaan dan terseret hingga ke area gravel di Tikungan 3 di Sirkuit Brno, Ceko saat balapan tersisa dua putaran lagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat salah satu marshal mencoba mengangkat motor dari kerikil, ia tidak sengaja menarik tuas gas, membuat mesin Aprilia RS-GP tersebut berteriak.

Bezzecchi langsung berlari ke arah motornya untuk menekan tombol kill switch. Mulanya Bezzecchi mendorong marshal tersebut agar menjauh dari tuas gas. Dari sudut kamera lain, tangan kanan Bezzecchi bahkan terlihat mengenai area wajah marshal.

ADVERTISEMENT

Setelah berhasil mematikan mesin motornya, emosi Bezzecchi belum reda. Ia kembali melayangkan pukulan atau tamparan ke arah marshal yang sama. Dalam rekaman audio onboard, marshal tersebut sempat terdengar menjelaskan bahwa ia hanya berniat membantu mengangkat motor.

Meskipun aksi ini tidak langsung tersorot penuh di siaran langsung TV utama, rekaman dari kamera onboard dan video amatir langsung viral di media sosial.

Steward FIM memanggil Bezzecchi pada Sabtu malam atas perilaku tidak sportif, yang akhirnya berujung hukuman larangan mengikuti balapan utama MotoGP Ceko.

Manajemen Aprilia Racing tak tinggal diam. Dipimpin langsung CEO Massimo Rivola dan Team Manager Paolo Bonora.

Sidang banding yang berlangsung ketat selama kurang lebih 30 menit bersama jajaran Steward FIM-Simon Crafar, Tamara Matko, dan Andres Somolinos-akhirnya ketok palu dengan hasil pahit bagi pabrikan Noale. Banding Aprilia ditolak mentah-mentah!

Dalam keterangan resminya, FIM MotoGP Stewards menegaskan bahwa tindakan kekerasan fisik terhadap petugas sirkuit merupakan garis merah yang sama sekali tidak bisa dinegosiasikan, apa pun alasannya.

"Meskipun Steward Banding menyadari bahwa pembalap yang terlibat dalam kecelakaan dapat mengalami frustrasi, kekecewaan, dan emosi yang meningkat, situasi tersebut tidak dapat dimaafkan atau membenarkan agresi fisik yang diarahkan pada personel sirkuit yang sedang menjalankan tugas resmi mereka," tulis pernyataan resmi Steward FIM.

FIM juga menambahkan bahwa marshal adalah fondasi utama dalam keselamatan balap motor. Mereka bekerja di lingkungan yang berbahaya dan menantang maut demi melindungi para pembalap. Oleh karena itu, profesi ini harus dihormati dan dilindungi dari segala bentuk intimidasi maupun kekerasan fisik.

"Kekerasan fisik terhadap marshal sama sekali tidak dapat diterima dalam motorsport profesional dan tidak dapat ditoleransi dalam kondisi apa pun," lanjut pernyataan tersebut.

Akibat dicoretnya Marco Bezzecchi, yang harusnya start dari posisi ke-4, terjadi pergeseran posisi pada barisan start untuk balapan utama MotoGP Ceko 2026. Kehilangan peluang mendulang poin di Brno menjadi kerugian masif bagi Bezzecchi saat ini kokoh di puncak klasemen MotoGP 2026 dengan modal 180 poin, hanya berjarak 15 poin dari Jorge Martin yang mengisi pos kedua.




(riar/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads