NV 200 atau lebih akrab dikenal sebagai Nissan Evalia di Indonesia, lahir kembali. Mobil yang bentukannya boxy itu bakal disuntik teknologi plug in hybrid electric vehicles (PHEV).
Dicuplik dari Autohome dan Carscoops, Zhengzhou Nissan baru saja menyebar teaser resmi yang menandakan kebangkitan kembali basis dari Evalia, yakni Nissan NV200, dengan rombakan total.
Biasanya kendaraan komersial ringan (LCV) memiliki siklus hidup yang panjang tanpa banyak perubahan, Nissan justru memilih untuk membangunkan NV200 dari masa pensiunnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan sekadar kosmetik, NV200 reborn ini mendapatkan ubahan menyeluruh mulai dari eksterior, interior, hingga sektor jantung pacu yang kini mengadopsi teknologi PHEV. Melihat bocoran gambar spy shots yang beredar di China, ubahan paling mencolok ada di sektor fascia depan. Wajah lamanya yang polos kini berganti dengan lampu depan yang lebih besar dan mengapit gril sewarna bodi yang dinamis. Desain bumper, kap mesin, hingga spakbor depan (fender) ikut dipahat ulang dengan garis-garis yang jauh lebih tegas dan tajam.
Namun, begitu bergeser ke area samping, siluet ikonis Nissan Evalia langsung terasa. Desain kaca jendela yang khas sejak pertama kali meluncur global tahun 2009 masih dipertahankan. Menariknya, Nissan memberikan peningkatan fungsionalitas yang krusial: kaca sampingnya kini akhirnya bisa dibuka turun-naik.
Selain itu, gagang pintu kini terintegrasi lebih rapi dan sektor kaki-kaki dipermanis dengan velg alloy bermotif baru.
Di bagian buritan, penyegaran terlihat pada grafis lampu belakang LED baru, bumper belakang yang direvisi, serta tambahan aksen trim horizontal pada pintu bagasi.
Masuk ke dalam kabin, transformasi terasa jauh lebih banyak. Interior yang dulunya terasa sangat fungsional dan terkesan seadanya kini disulap menjadi ruang kemudi yang sarat teknologi modern. Pertama, dashboard-nya kini mengadopsi bahasa desain baru dengan layar infotainment model floating (melayang) berukuran besar di bagian tengah.
Kemudian panel instrumen pengemudi sudah berganti menjadi kluster digital berukuran ringkas. Terakhir, setir kemudi menggunakan model two-spoke (dua palang) modern yang dilengkapi tombol pengaturan (integrated buttons).
Kejutan terbesar dari NV200 reborn ini berada di balik kap mesinnya. Mesin bensin konvensional 1.6-liter naturally-aspirated yang dulu diandalkannya kini digusur. Sebagai gantinya, Zhengzhou Nissan membenamkan opsi mesin Plug-in Hybrid (PHEV) yang canggih demi mengejar efisiensi bahan bakar dan menekan emisi di pasar China yang memang ketat akan regulasi kendaraan ramah lingkungan.
Kendati demikian, Nissan dikabarkan tetap menyediakan opsi mesin bensin konvensional 2.0-liter non-electrified yang disiapkan khusus untuk kebutuhan konsumen profesional atau kendaraan operasional.
Model teranyar ini dijadwalkan akan resmi meluncur ke pasar pada Oktober mendatang, dengan basis produksi lokal di bawah bendera Zhengzhou Nissan. Fokus utamanya saat ini adalah untuk pasar domestik Tiongkok.
(riar/dry)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Isi Garasi Menteri Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 6 Triliun