Penjualan Mobil China di Malaysia Naik Gila-gilaan dalam 3 Tahun, Kok Bisa?

Penjualan Mobil China di Malaysia Naik Gila-gilaan dalam 3 Tahun, Kok Bisa?

Dina Rayanti - detikOto
Rabu, 17 Jun 2026 10:10 WIB
Ilustrasi Mobil China.
Mobil China. Foto: AFP via Getty Images/STR
Jakarta -

Penjualan mobil China juga naik signifikan di Malaysia. Dalam tiga tahun, pangsa pasar naik tujuh persen! Kok bisa?

Empat tahun lalu, mencari mobil China di jalanan Malaysia amat langka. Tahun 2022, penjualan mobil China yang masuk daftar registrasi hanya ada 578 unit dari total 744.762 unit. Pangsa pasarnya hanya 0,08 persen dari keseluruhan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi tahun lalu, ceritanya sudah beda. Penjualan mobil China naik gila-gilaan! Dalam daftar registrasi mobil baru di Malaysia, tercatat ada 66.198 unit mobil China yang terdaftar, demikian diberitakan Paultan.

Bila pada tahun 2022 pangsa pasarnya hanya 0,08 persen, tahun 2023 naik menjadi 1,27 persen. Tahun 2024, mobil China kian diminati warga di negeri jiran. Pangsa pasarnya terkerek 4,01 persen. Fenomena itu masih berlanjut tahun 2025 dengan torehan sekitar 2025.

ADVERTISEMENT

Tahun 2026, dalam lima bulan pertama pangsa pasar tersebut masih terus meningkat. Kini sudah tembus 8,92 persen. Setidaknya satu dari setiap 11 unit mobil baru yang terjual di Malaysia adalah merek China. Tidak ada kelompok merek lain yang mendekati tingkat pertumbuhan tersebut dan ini belum termasuk Geely yang menggunakan merek Proton.

Selain angka yang kenaikan yang mencolok, posisi daftar mobil terlaris di Malaysia juga mulai diramaikan merek China. Contohnya Omoda Jaecoo yang tembus posisi kelima di dalam daftar terlaris tahun 2025 dengan torehan 17.845 unit. BYD berada tepat di bawahnya dengan 14.407 unit, dan Chery menghuni peringkat delapan dengan 12.942 unit.

Ketiganya mengungguli merek-merek ternama seperti Mazda, Mercedes-Benz, BMW, dan Nissan. 10 tahun lalu mungkin tak terbayangkan ada merek China di daftar 10 besar. Meningkatnya popularitas mobil China itu tak lepas dari merek yang kian dikenal.

Penempatan harga yang agresif, fitur melimpah, opsi kendaraan EV dan PHEV turut membantu kenaikan penjualan merek China itu di Malaysia. Terlebih masih ada insentif yang diberikan untuk sejumlah merek China di negeri jiran. Hal itu juga turut mendorong pertumbuhan mobil-mobil China.



(dry/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads