Tips Aman Lewati Genangan Air saat Musim Hujan

Yudistira Imandiar - detikOto
Minggu, 28 Nov 2021 21:17 WIB
Ilustrasi Hydroplaning
Foto: Dok. Shutterstock
Jakarta -

Memasuki akhir tahun, curah hujan di Indonesia akan semakin tinggi. Para pengguna mobil mesti ekstra waspada dan memperhatikan kondisi mobilnya untuk melewati jalanan licin hingga genangan air saat dan setelah hujan.

Jalanan licin dan genangan air menimbulkan risiko bagi pengendara. Salah satunya hydroplaning atau aquaplaning, sebuah kondisi ban mobil kehilangan traksi pada permukaan jalan saat mobil melintasi permukaan jalan yang terdapat genangan air.

Saat mobil melewati genangan air dengan kecepatan tertentu, sebagian air berpotensi tidak sempat dipindahkan oleh permukaan ban dan tetap bertahan di bawah ban sehingga membentuk lapisan tipis. Lapisan tersebut menyebabkan permukaan ban mobil tidak menyentuh permukaan jalan. Akibatnya, ban mengapung di permukaan air sehingga mobil jadi sulit dikendalikan.

"Saat hydroplaning terjadi, pengendara sebaiknya tidak mengambil langkah antisipasi ekstrem seperti melakukan pengereman mendadak atau berbelok dengan tajam, terlebih pada kondisi jalan yang sedang penuh genangan air," jelas Head of Corporate Communications & Public Relations PT Bridgestone Tire Indonesia Arko Kanadianto dalam keterangan tertulis, Minggu (28/11/2021).

Arko memberikan beberapa tips untuk melewati genangan air dengan aman agar terhindar dari kondisi hydroplaning. Berikut ulasannya.

1. Kurangi Kecepatan

Arko menerangkan langkah paling aman untuk menghindari hydroplaning adalah dengan menurunkan kecepatan sebelum melewati genangan air. Sebab, semakin tinggi kecepatan ketika melewati genangan air, akan semakin tinggi pula risiko terjadi hydroplaning. Maka dari itu, penting untuk melambatkan laju kendaraan ketika jalanan basah atau ada genangan air.

2. Periksa Tekanan Angin Ban

Pastikan tekanan angin ban Anda berada pada angka sesuai rekomendasi pabrikan mobil masing-masing. Dengan tekanan angin yang sesuai, kata Arko, ban dapat mengalirkan air dengan baik sehingga tetap optimal menempel pada permukaan jalan.

Ilustrasi HydroplaningFoto: Dok. Shutterstock

3. Lihat Kondisi Telapak Ban

Pastikan pula telapak ban masih bagus dan tidak gundul. Arko menerangkan ban dengan kondisi telapak yang tidak gundul, masih memiliki jalur untuk air saat melewati genangan. Dengan demikian, ban masih bisa menapak di permukaan jalan lantaran air masih bisa mengalir.

Perlu diingat bahwa ban merupakan satu-satunya komponen kendaraan yang bersentuhan langsung dengan jalan. Maka, selalu pastikan Anda memilih ban yang berkualitas tinggi dan tidak lupa rutin melakukan perawatan ban. Bridgestone sebagai salah satu pabrikan ban ternama di dunia, berkomitmen selalu menghadirkan produk berkualitas tinggi demi keselamatan para penggunannya.

(akd/ega)