Minggu, 05 Mei 2019 08:28 WIB

Menanti Suzuki Jimny yang Tak Kunjung Dijual di Indonesia

Ruly Kurniawan - detikOto
Suzuki Jimny di IIMS 2019. Foto: Pradita Utama Suzuki Jimny di IIMS 2019. Foto: Pradita Utama
Jakarta - Sejak diperkenalkan pada Agustus 2018 lalu, SUV ikonik Suzuki Jimny belum juga memiliki kepastian akan hadir di Indonesia secara resmi. Pihak PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengungkapkan bahwa, hal tersebut masih dalam tahap perundingan dan studi.

Head of Brand Development & Marketing Research 4W PT Suzuki Indomobil Sales, Harold Donnel di sela-sela perhelatan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019, JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (4/5/2019) mengungkapkan bahwa ada banyak pertimbangan sebelum benar-benar membawa Jimny ke Indonesia. Salah satunya adalah tentang permintaan konsumen dan ketersediaan unit (supply dan demand).


"Ada beberapa hal mengapa suatu produk itu bisa didatangkan dan diproduksi di sini atau tidak. Paling utamanya adalah skala bisnis memang (permintaan/demand). Tapi selain itu, kita juga memiliki pertimbangan tentang penjualan dan aftersales produk tersebut," kata Harold.

"Sebab komitmen kita dalam sisi aftersales, ketersediaan komponen produk tersebut terus ada dan dijamin oleh ATPM minimum 25 tahun ke depan. Jadi itu beberapa hal pertimbangan kami untuk mendatangkan produk baru atau memproduksinya di dalam negeri," lanjut dia.

Selain itu, secara global banyak negara lain yang sudah ngebet terhadap Suzuki Jimny. Bahkan disebutkan, beberapa negara harus rela menunggu hingga satu tahun supaya mobil legendaris berlogo S tersebut bisa tiba di garasi konsumennya.


"Secara global, inden Suzuki Jimny sangat mengular. Ada yang 6 bulan bahkan 1 tahun. Maka logika dasarnya, jika memang ada yang pesan akan sulit untuk tidak inden. Tapi sekali lagi, kita harus mengonfirmasi level demand dan supply dahulu sehingga belum bisa dikatakan secara pasti. Kita sih inginnya balance," ujar Harold.

"Bila melihat GIIAS kemarin (awal debut Suzuki Jimny di Indonesia), sangat baik antusiasnya. Pun pada pameran ini," tutupnya. (ruk/dry)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed