Rabu, 05 Sep 2018 13:13 WIB

Kalau Impor Mobil Mobil Mewah Disetop, Importir Sudah Antisipasi

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Mobil mewah Lamborghini Huracan yang diluncurkan Prestige Image Motorcars. Foto: Pradita Utama Mobil mewah Lamborghini Huracan yang diluncurkan Prestige Image Motorcars. Foto: Pradita Utama
Jakarta - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menyarankan agar barang impor mewah disetop menyusul rupiah yang semakin melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mobil-mobil mewah dengan mesin 3.000 cc ke atas diminta untuk disetop impornya.

Artinya, mobil-mobil mewah seperti Ferrari, Lamborghini dan lain-lain bisa semakin langka mobil barunya. Padahal, importir mobil mewah yang bermarkas di Pluit, Jakarta Utara, Prestige Image Motorcars lagi senang membawa mobil baru ke Indonesia.



Presiden Direktur Prestige Image Motorcars, Rudy Salim, mengaku setuju saja dengan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Meski terkesan keberatan, kalau mobil mewah harus disetop impornya maka Rudy dan timnya harus mencari solusinya.

"Prestige akan diversifikasi bisnis (penganekaan usaha untuk menghindari ketergantungan produk)," kata Rudy kepada detikOto, Rabu (5/9/2018).



"Tentunya tim kami akan mencari solusi. Salah satunya tentunya hanya impor yang di bawah 3.000 cc," ucap Rudy.

Selain mengimpor mobil baru, Prestige Image Motorcars juga berjualan mobil bekas. Menurut Rudy, penjualan mobil mewah second bisa saja terpengaruh.

"Mungkin untuk mobil di atas 3.000cc pengaruhnya harga jualnya akan bertahan," katanya. (rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed