Presiden Institut Otomotif Indonesia (IOI), I Made Dana Tangkas mengatakan kepada detikOto, untuk bisa memproduksi mobil pedesaan setidaknya membutuhkan waktu hingga 2 tahun sekaligus untuk bisa mempersiapkan jaringan dan ketersediaan komponen mobil pedesaan. Meski demikian Made mengatakan, diperkirakan semester 4 pada 2018 mobil pedesaan sudah bisa dipasarkan.
Baca juga: Wintor, Mobil Desa ala Astra |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yah kita harapkan bisa lebih cepat, tim sedang bergerak dan kita sudah ada dukungan dari Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) dan Dirjen IKM dari Kemenperin. Bahkan Kemenperin sudah mengumpulkan pihak-pihak terkait perkembangan industri pedesaan," tambah Made.
Tidak sampai disitu, Made mengatakan IOI akan merangkul semua pelaku industri nasional untuk bisa melahirkan mobil atau kendaraan pedesaan.
"Pengembangan kendaraan Indonesia melalui IOI, kita merangkul semua pelaku industri kendaraan Indonesia seperti Wintor, Quick atau PT Karya Hidup Sentosa di Yogyakarta, Fin Komodo dan lainnya. Bersama IOI kita bisa produksi bersama-sama atau melahirkan produk yang lainnya (selain prototipe mobil pedesaan Kiat Mahesa Nusantara-Red)," ujarnya. (lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Avanza-Xpander Cs Bakal Dilarang Isi Pertalite, Pertamina Bilang Begini
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit