Nissan di Korea Dituduh Palsukan Data Konsumsi BBM Infiniti Q50

Nissan di Korea Dituduh Palsukan Data Konsumsi BBM Infiniti Q50

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Kamis, 16 Feb 2017 10:31 WIB
Nissan di Korea Dituduh Palsukan Data Konsumsi BBM Infiniti Q50
Foto: Infiniti
Seoul - Setelah dituding menggunakan perangkat ilegal untuk mengelabui uji emisi, Nissan di Korea Selatan kembali menghadapi masalah baru. Pemerintah Korea Selatan telah mengajukan komplain ke Nissan Korea bahwa pabrikan asal Jepang itu telah memanipulasi hasil tes efisiensi bahan bakar pada Infiniti Q50.

Diberitakan Reuters, Kamis (16/2/2017), menurut seorang juru bicara Jaksa Pusat Distrik Seoul, mereka telah menyelidiki Nissan setelah komplain ini diajukan oleh Kementerian Transportasi Korea Selatan.

Koh Sung-woo, pejabat Kementerian Transportasi Korea Selatan mengatakan, Nissa telah melebihkan hasil tes efisiensi bahan bakar pada Infiniti Q50. Menurutnya, efisiensi bahan bakar mobil itu lebih tinggi 3,4 persen dibanding hasil tes sesungguhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka memanipulasi hasil tes mobil untuk membuat bahan bakar terlihat lebih baik," katanya.

Nissan Korea mengatakan, mereka telah melaporkan beberapa masalah dalam dokumen sertifikasi kepada otoritas pada tahun lalu. Juru bicara Nissan menyebut, masalah itu disebabkan oleh kesalahan dari manajer di perusahaan.

"Kami menyatakan penyesalan yang tulus atas isu-isu tersebut," kata seorang juru bicara Nissan.

Sementara itu, Kementerian Transportasi Korea Selatan juga menyelidiki BMW dan Porsche atas masalah yang sama. Tindakan pemerintah Korea Selatan ini dilakukan menyusul setelah pengumuman Kementerian Lingkungan Korea Selatan bulan lalu bahwa penjualan 10 mobil dari Nissan, BMW dan Porsche dilarang setelah ketiga perusahaan itu terbukti memanipulasi dokumen pada uji emisi dan tingkat kebisingan.

Menanggapi hal ini, perwakilan dari BMW dan Porsche di Seoul mengatakan, pihaknya belum diberitahu soal penyelidikan ini. (rgr/lth)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads