Diberitakan Reuters, Kamis (16/2/2017), menurut seorang juru bicara Jaksa Pusat Distrik Seoul, mereka telah menyelidiki Nissan setelah komplain ini diajukan oleh Kementerian Transportasi Korea Selatan.
Koh Sung-woo, pejabat Kementerian Transportasi Korea Selatan mengatakan, Nissa telah melebihkan hasil tes efisiensi bahan bakar pada Infiniti Q50. Menurutnya, efisiensi bahan bakar mobil itu lebih tinggi 3,4 persen dibanding hasil tes sesungguhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nissan Korea mengatakan, mereka telah melaporkan beberapa masalah dalam dokumen sertifikasi kepada otoritas pada tahun lalu. Juru bicara Nissan menyebut, masalah itu disebabkan oleh kesalahan dari manajer di perusahaan.
"Kami menyatakan penyesalan yang tulus atas isu-isu tersebut," kata seorang juru bicara Nissan.
Sementara itu, Kementerian Transportasi Korea Selatan juga menyelidiki BMW dan Porsche atas masalah yang sama. Tindakan pemerintah Korea Selatan ini dilakukan menyusul setelah pengumuman Kementerian Lingkungan Korea Selatan bulan lalu bahwa penjualan 10 mobil dari Nissan, BMW dan Porsche dilarang setelah ketiga perusahaan itu terbukti memanipulasi dokumen pada uji emisi dan tingkat kebisingan.
Menanggapi hal ini, perwakilan dari BMW dan Porsche di Seoul mengatakan, pihaknya belum diberitahu soal penyelidikan ini. (rgr/lth)











































Komentar Terbanyak
Heboh Konten Kreator Rekam Usher GIIAS, Diminta Take Down Ngarep Ganti Rugi
Harga Honda Super One Diumumkan: Rp 438 Juta
Miris! Segini Banyak Pengendara yang Akali Pelat Nomor Demi Hindari ETLE