Wakil Presiden Direktur Toyota Astra Motor (TAM), Henry Tanoto mengatakan, kemungkinan untuk menghadirkan C-HR ke Indonesia masih terbuka. Menurutnya, TAM masih mempelajari apakah C-HR cocok untuk Indonesia atau tidak.
"C-HR, seperti produk-produk global lainnya, kita selalu meihat probability produk ini cocok atau tidak dengan kebutuhan konsumen. Jadi kita memang memikirkan bukan hanya C-HR, tapi produk-produk yang posible. Tapi sekarang belum ada kepastian dan belum ada komen juga diluncurkan kapan dan sebagainya," kata Henry di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banyak faktor, bukan cuma sekadar konsumen suka, tapi banyak hal lain yang perlu kita pikirin untuk memastikan bahwa produk ini confirm kita akan bawa atau nggak. Tapi memang ada pemikiran (untuk bawa C-HR), cuma untuk detailnya saya belum bisa komen karena kita masih studi," kata Henry. (rgr/lth)












































Komentar Terbanyak
Harga Asli Pertalite Rp 18.040/Liter Lebih Mahal dari Pertamax, Begini Kata Pertamina
Dulu Laku Ribuan Sebulan, Penjualan BYD Atto 1 Tiba-tiba Cuma 26 Unit
Isi Garasi Menteri Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 6 Triliun